Buntu Burake, Destinasi Wisata Iconik di Toraja, Sulawesi Selatan
- 21 Jun 2026 13:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kabupaten Tana Toraja di Sulawesi Selatan dikenal memiliki beragam destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, budaya, dan nilai religi. Salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Buntu Burake, kawasan wisata yang terletak di Makale ini menawarkan panorama alam dari ketinggian.
Buntu Burake berada di perbukitan yang menghadap langsung ke wilayah kota Makale. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan, hamparan hijau, serta suasana khas Tana Toraja yang sejuk dan menenangkan hati.
Daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan Patung Yesus Kristus Memberkati yang berdiri megah di puncak Bukit Buntu Burake. Patung tersebut menjadi salah satu ikon wisata religi di Sulawesi Selatan dan sering menjadi tujuan wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja.
Melansir dari laman wikipedia, kehadiran patung tersebut berawal dari sayembara desain yang dibuka untuk masyarakat pada tahun 2013. Setelah desain pemenang ditetapkan, pembangunan fondasi dimulai pada 2014 dan keseluruhan patung berhasil diselesaikan pada tahun 2015.
Selain menikmati kemegahan patung, wisatawan juga dapat mencoba berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan wisata tersebut. Salah satunya adalah jembatan kaca yang menawarkan sensasi berjalan di atas ketinggian sambil menikmati panorama alam Tana Toraja.
Keindahan alam yang berpadu dengan nuansa religi menjadikan Buntu Burake sebagai destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Banyak pengunjung memanfaatkan lokasi ini untuk berfoto, berwisata keluarga, hingga menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan.
Sebagai salah satu ikon pariwisata Sulawesi Selatan, Buntu Burake tidak hanya menawarkan pemandangan yang memukau, tetapi juga menjadi simbol perkembangan wisata religi di Tana Toraja. Keunikan tersebut membuat Buntu Burake tetap menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di daerah yang dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisinya itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....