Begini Strategi Mendatangkan Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Selatan

  • 24 Mei 2026 08:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Untuk menarik minat wisatawan asal Eropa, pelaku industri pariwisata di Sulawesi Selatan harus lebih kreatif dalam menyusun paket perjalanan yang unik. Konektivitas transportasi udara saat ini sebenarnya sudah mendukung, meski masih memerlukan integrasi yang lebih matang.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPP Astindo Sulsel, Adil Nurimba di Pro 4 RRI Makassar melalui program Apresiasi Budaya Lokal, Sabtu 23 Mei 2026. Adil Nurimba memberikan pandangan mengenai potensi dan kendala yang dihadapi sektor pariwisata di wilayah ini.

Adil Nurimba menekankan bahwa untuk Wisatawan Eropa, lanjut Adil, cenderung mencari pengalaman yang autentik dan berkualitas, baik dari sisi kekayaan budaya maupun keindahan alam yang terjaga. Mengenai peluang aksesibilitas, Adil menjelaskan meski saat ini penerbangan langsung ke Makassar masih didominasi oleh rute regional seperti Kuala Lumpur, terdapat celah besar yang bisa dimanfaatkan dari jalur transit internasional.

"Kita bisa mengkreasi suatu program-program yang menarik dan sangat diminati oleh wisatawan Eropa. Kita bersyukur sekali karena Singapura terkoneksi dengan bandara yang ada di Makassar, sehingga ini menjadi pintu masuk yang strategis bagi mereka yang terbang langsung dari Eropa ke Singapura," ujar Adil Nurimba dalam siaran tersebut.

Tantangan lain yang menjadi sorotan adalah kesiapan infrastruktur di tingkat daerah, khususnya di desa-desa wisata yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Adil menyoroti perlunya peningkatan standar fasilitas agar mampu mengakomodasi kelompok wisatawan dalam jumlah besar secara berkelanjutan.

Ia mengakui keterbatasan akomodasi menjadi hambatan nyata ketika harus melayani rombongan wisatawan mancanegara yang terorganisir. Terkait dengan manajemen kelompok wisata ini, Adil Nurimba memberikan catatannya mengenai kendala teknis di lapangan.

"Wisatawan yang sudah kita tentukan perjalanannya dalam grup 30 hingga 40 orang itu diorganisir masuk ke desa-desa, memang menjadi kendala karena di daerah fasilitasnya masih sangat terbatas dengan jumlah penginapan yang tersedia,Oleh karena itu, pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat lokal dalam memperbaiki sarana penunjang wisata." tambahnya.

Diakhir obrolan Adil mengungkapkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki modal besar untuk menjadi destinasi wisata berkelas dunia. Fokus ke depan tidak hanya pada kuantitas kunjungan, tetapi bagaimana menghadirkan pariwisata berkualitas yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

Dengan perbaikan fasilitas dan kreativitas dalam mengemas potensi budaya. Diharapkan Sulawesi Selatan mampu menaklukkan tantangan dan menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....