Monetisasi Budaya Lewat Digital, Strategi Baru Lestarikan Warisan Lokal
- 10 Agt 2025 18:51 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Di era serba digital, monetisasi budaya melalui platform online seperti Facebook, Instagram, dan YouTube menjadi strategi baru.Yakni untuk melestarikan sekaligus menghasilkan nilai ekonomi dari kekayaan budaya lokal.
Hal ini terungkap dalam Program Obrolan Khusus bertajuk "Astacita: Ekonomi Digital" yang disiarkan oleh Pro4 RRI Makassar, Jumat (8/8/2025). Program ini dipandu oleh Richard Ferdinand dengan menghadirkan narasumber, yang juga dikenal sebagai pelaku usaha laundry di Makassar, Asriadi, SE., Ak., CTT.
Asriadi, atau yang akrab disapa Fandy, menjelaskan monetisasi budaya adalah proses memanfaatkan konten atau aset budaya seperti produk seni, tradisi, hingga destinasi wisata—untuk dipromosikan, dijual, dan didistribusikan melalui teknologi digital.
“Ini melibatkan penggunaan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan serta menjual pengalaman budaya kepada masyarakat luas, sehingga membuka peluang ekonomi bagi para pembuat konten dan komunitas budaya,” ungkap Fandy.
Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) itu menambahkan bahwa gaya hidup digital saat ini, yang ia sebut sebagai “zona mageran”, telah mengubah cara orang mengakses informasi dan hiburan. Dari memesan makanan hingga mencari tempat wisata budaya, semuanya bisa dilakukan lewat ponsel.
“Sekarang cukup buka Instagram atau TikTok, kita sudah bisa tahu destinasi wisata budaya yang menarik tanpa harus keluar rumah. Ini potensi besar jika dimanfaatkan secara tepat,” tambahnya.
Menurutnya, di tengah gempuran arus digitalisasi dan tren teknologi kecerdasan buatan (AI), monetisasi budaya menjadi langkah penting agar budaya Indonesia—terutama di Sulawesi Selatan—tetap eksis dan dikenal oleh generasi muda.
“Budaya tidak boleh hanya jadi kenangan. Ia harus hidup dan relevan di era digital ini. Monetisasi adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga itu semua tetap berjalan,” tutup Fandy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....