Geopark Maros-Pangkep Hadapi Tantangan Pengembangan Wisata Berkelanjutan

  • 22 Apr 2025 08:27 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Kawasan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan tengah menghadapi tantangan besar dalam pengembangan wisata berkelanjutan. Salah satu hambatan utama adalah infrastruktur yang belum memadai, terutama akses transportasi menuju lokasi-lokasi wisata.

Selain itu, konsep pengelolaan wisata yang menyeluruh dinilai masih belum matang. “Perlunya ada konsep menyeluruh kawasan, karena ini dua kawasan, Maros dan Pangkep, yang perlu ada komunikasi yang baik,” ujar Dott. Erwin Mansur, dosen prodi Pariwisata Universitas Hasanuddin pada program mozaik budaya PRO 4 RRI Makassar edisi Sabtu, 19 April 2025.

Keterlibatan masyarakat lokal juga masih terbatas dalam pengembangan kawasan ini. Edukasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan pun menjadi sorotan, mengingat masih banyaknya sampah dan vandalisme di lokasi situs sejarah.

Sebagai upaya awal, tim akademisi dari Unhas telah melakukan survei dan pendampingan berbasis masyarakat. “Kami dari pihak kampus itu ada namanya pengabdian masyarakat yang selalu dilakukan setiap tahun,” jelas Dr. Erwin.

Pengelolaan kawasan ini ke depan diharapkan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Langkah tersebut penting agar pengembangan wisata tidak merusak nilai budaya dan ekologis yang menjadi keunikan Geopark Maros-Pangkep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....