Asprov PSSI Sulsel Sebut Piala Gubernur Matangkan Jam Terbang Pemain

  • 19 Sep 2026 20:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Asosiasi Provinsi PSSI Sulawesi Selatan menilai kehadiran ajang turnamen Piala Gubernur 2026 memberikan dampak positif yang sangat signifikan bagi pematangan kualitas para pesepak bola lokal. Gelaran kompetisi daerah tersebut dipandang sebagai instrumen vital dalam memberikan akumulasi pengalaman bertanding yang akan dijadikan sebagai bahan referensi utama dalam proses pembentukan skuad resmi Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan turnamen yang dikemas secara profesional ini memaksa setiap tim peserta untuk menampilkan performa maksimal di setiap pertandingan guna mengamankan kemenangan. Persaingan ketat antar-klub daerah tersebut secara tidak langsung menempa mentalitas serta mematangkan pemahaman taktis para pemain muda saat berhadapan dengan dinamika tekanan tinggi di atas rumput hijau.

Perwakilan Asprov PSSI Sulawesi Selatan, Achmad Djafri, mengutarakan bahwa partisipasi aktif para pemain dalam berbagai ajang kompetisi resmi akan memperkaya modal pengalaman bertanding mereka. Ia menilai, “Pemain yang mengikuti berbagai kompetisi akan memiliki lebih banyak pengalaman dan jam terbang, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelatih dalam memilih pemain,” terangnya pada dialog bersama RRI, Jumat 18 September 2026.

Jam terbang bertanding yang tinggi dinilai menjadi aspek pembeda utama yang dicari oleh jajaran tim pelatih dalam menentukan komposisi pemain idaman bagi tim daerah. Pemain yang terbiasa melakoni partai-partai sengit di tingkat lokal umumnya memiliki tingkat ketenangan, pemahaman posisi, serta kemampuan mengambil keputusan yang jauh lebih matang dibandingkan pemain yang minim pengalaman laga.

Asprov PSSI Sulsel terus memantau pergerakan serta perkembangan seluruh pesepak bola yang tampil menonjol sepanjang gelaran Piala Gubernur 2026 bergulir. Hasil pemantauan berkala tersebut akan dijadikan acuan objektif bagi badan asosiasi dalam menyusun peta kekuatan atlet daerah yang siap dipanggil guna memperkuat tim utama pada berbagai ajang kejuaraan resmi mendatang.

Kehadiran kompetisi yang rutin dan terencana seperti Piala Gubernur ini juga menjawab kebutuhan mendesak para pesepak bola daerah akan adanya wadah pembinaan yang konsisten. Tanpa adanya iklim kompetisi yang kompetitif di tingkat regional, potensi bakat-bakat alam yang dimiliki daerah dikhawatirkan akan stagnan dan sulit berkembang menuju level sepak bola industri modern.

Asosiasi provinsi berharap agar iklim kompetisi sepak bola yang kondusif ini dapat terus dijaga serta dikembangkan secara berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan olahraga di Sulawesi Selatan. Pengalaman berharga yang dipetik para pemain dari turnamen ini diyakini bakal menjadi jembatan emosional dan teknis untuk melangkah menuju jenjang kompetisi yang jauh lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....