Pembinaan Sepak Bola Putri Sulsel Terkendala Fasilitas Latihan

  • 06 Agt 2026 20:41 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pembinaan sepak bola putri di Sulawesi Selatan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan fasilitas latihan dan belum adanya pemusatan latihan yang tetap bagi para pemain. Kondisi tersebut membuat program pembinaan belum dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pelatih Tim Sepak Bola Putri Sulawesi Selatan, Usman Halik, menyampaikan para pemain saat ini masih harus berpindah-pindah lokasi latihan menyesuaikan ketersediaan lapangan yang dapat digunakan. Sejumlah fasilitas seperti Lapangan Telkom dan Lapangan UIN Makassar menjadi tempat latihan alternatif bagi tim putri.

Menurutnya, pembinaan ideal seharusnya didukung dengan tempat pemusatan latihan yang jelas sehingga program latihan dapat dilaksanakan secara teratur. Selain lapangan, para pemain juga membutuhkan dukungan akomodasi, perlengkapan, serta kebutuhan penunjang latihan lainnya agar proses pembinaan dapat berlangsung lebih terarah.

"Latihannya sekarang pindah-pindah, kadang di Telkom, kadang di UIN. Harusnya ada tempat TC yang jelas supaya anak-anak bisa fokus latihan," kata Usmn saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026,.

Ia mengakui beberapa pihak telah memberikan dukungan terhadap kegiatan latihan sepak bola putri, namun dukungan tersebut dinilai belum cukup untuk membangun sistem pembinaan yang kuat. Keterbatasan anggaran juga menyebabkan sejumlah agenda pertandingan dan pembinaan belum dapat diikuti secara maksimal.

Menurutnya, para pemain sebenarnya memiliki semangat dan kemauan yang tinggi untuk berlatih serta mengikuti kompetisi. Namun semangat tersebut perlu didukung dengan perhatian yang lebih serius dari berbagai pihak agar mereka memiliki kesempatan berkembang secara berkelanjutan.

Ia menilai Asprov PSSI Sulsel tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun sepak bola putri. Diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, KONI, Askot dan Askab, serta pihak swasta untuk menyatukan program pembinaan dan mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi tim putri.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan program pembinaan yang lebih terarah, mulai dari penyediaan fasilitas latihan, pemusatan latihan, kompetisi berjenjang, hingga dukungan anggaran. Dengan dukungan yang lebih baik, sepak bola putri Sulawesi Selatan diharapkan mampu berkembang dan memiliki jalur pembinaan yang jelas menuju kompetisi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....