PSSI Sulsel Dorong Evaluasi Keamanan Perangkat Pertandingan
- 05 Agt 2026 17:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Asprov PSSI Sulawesi Selatan mendorong evaluasi terhadap prosedur dan regulasi keamanan perangkat pertandingan menyusul terjadinya tindakan kekerasan terhadap wasit dalam kejuaraan Walikota Cup 2026 Makassar. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan perangkat pertandingan dapat menjalankan tugas secara aman dan profesional.
Tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh salah satu pemain ketika pertandingan sedang berlangsung. Peristiwa itu menjadi perhatian khusus bagi PSSI Sulsel karena wasit merupakan bagian penting dalam sebuah pertandingan yang bertugas memastikan permainan berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Exco Bidang Perwasitan PSSI Sulsel, Rahdan Rahman, mengatakan pihaknya menyayangkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, perbedaan pendapat maupun ketidakpuasan terhadap keputusan wasit seharusnya tidak diselesaikan melalui intimidasi atau kekerasan.
Rahdan menegaskan seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi perlu memahami mekanisme penyelesaian persoalan pertandingan. Setiap keberatan terhadap keputusan perangkat pertandingan dapat disampaikan melalui prosedur yang telah disiapkan sehingga tidak menimbulkan tindakan yang dapat merugikan pihak lain.
“Setiap masalah yang muncul dalam suatu pertandingan bisa diselesaikan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah berlaku,” kata Rahdan Rahman, saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Agustus 2026.
Sebagai tindak lanjut, PSSI Sulsel berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan regulasi yang diterapkan dalam penyelenggaraan pertandingan. Evaluasi tersebut juga akan menjadi bahan untuk mengusulkan langkah-langkah perbaikan kepada pihak terkait dalam penyelenggaraan kejuaraan sepakbola berikutnya.
Menurut Rahdan, aspek keamanan perangkat pertandingan perlu menjadi perhatian sejak sebelum kompetisi dimulai. Penyelenggara harus memastikan kondisi pertandingan tetap kondusif sehingga wasit dan perangkat lainnya dapat menjalankan tugas tanpa mendapatkan tekanan maupun ancaman dari pihak mana pun.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam berbagai kejuaraan sepakbola di Sulawesi Selatan. Peningkatan koordinasi antara penyelenggara, perangkat pertandingan, tim, pemain, serta pihak terkait lainnya dinilai penting untuk menciptakan kompetisi yang aman, tertib, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas.
PSSI Sulsel juga berharap setiap peserta kompetisi dapat memahami bahwa hasil pertandingan merupakan bagian dari proses olahraga. Ketidakpuasan terhadap keputusan pertandingan hendaknya disampaikan melalui jalur yang tepat, sehingga nilai sportivitas dan penghormatan terhadap perangkat pertandingan tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....