Asprov PSSI Sulsel Ajukan Tambahan Kuota Liga 4 Nasional

  • 14 Apr 2026 09:06 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Asosiasi Provinsi PSSI Sulawesi Selatan secara resmi mengajukan permintaan penambahan kuota klub perwakilan untuk tampil pada Liga 4 Nasional kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia pusat. Pengajuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan klub daerah untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi.

Ketua Asprov PSSI Sulsel, Ahmad Djafri, menyampaikan kuota perwakilan dari Sulawesi Selatan ke Liga 4 tingkat nasional hanya dibatasi sebanyak dua tim. Kondisi tersebut dinilai belum mampu mengakomodasi potensi besar yang dimiliki oleh klub-klub sepak bola di wilayah tersebut.

Ahmad menuturkan pihaknya telah mengusulkan penambahan kuota menjadi empat tim atau setidaknya bertambah satu hingga dua klub dari jumlah sebelumnya. “Kami telah mengajukan penambahan kuota, minimal satu atau dua tim lagi, karena melihat potensi klub di Sulawesi Selatan yang cukup besar,” ujar Ahmad Djafri saat dihubungi RRI, Senin 13 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan, merupakan salah satu daerah di luar Pulau Jawa dengan jumlah klub Liga 4 terbanyak. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan perkembangan sepak bola di daerah tersebut.

"Jika dibandingkan dengan wilayah lain, Sulawesi Selatan memiliki basis pembinaan yang cukup aktif, baik dari sisi kompetisi lokal maupun partisipasi klub dalam berbagai turnamen regional. Hal ini menjadi dasar kuat dalam pengajuan penambahan kuota," kata Ahmad.

Ahmad Djafri juga menilai penambahan kuota akan berdampak positif terhadap pembinaan atlet muda. Dengan semakin banyak klub yang tampil di tingkat nasional, maka pengalaman bertanding pemain akan meningkat dan kualitas kompetisi pun akan semakin baik.

Selain itu, peluang promosi pemain ke jenjang yang lebih tinggi juga akan semakin terbuka. Hal ini dinilai penting dalam mendukung program pembinaan jangka panjang sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Asprov PSSI Sulsel berharap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia pusat dapat mempertimbangkan usulan tersebut secara objektif. Mereka juga menilai pemerataan kesempatan antar daerah menjadi kunci dalam membangun sepak bola nasional yang lebih kompetitif dan berkeadilan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....