Pengamat Nilai Timnas U-23 Kurang Konsisten
- 10 Sep 2025 14:10 WIB
- Makassar
KBRN, Jakarta: Timnas Indonesia U-23 harus menerima kenyataan pahit usai gagal melangkah ke Piala Asia 2026. Garuda Muda tersingkir di babak kualifikasi setelah kalah tipis 1-0 dari Korea Selatan dalam laga yang digelar di Stadion Sidoarjo, Selasa (2/9/2025).
Hasil tersebut menjadi sorotan sejumlah pengamat sepakbola tanah air. Salah satunya Mohammad Kusnaeni atau akrab disapa Bung Kus. Ia menilai kegagalan ini tidak boleh dipandang sekadar hasil pertandingan, melainkan sebuah tanda bahwa PSSI masih menghadapi persoalan konsistensi dalam pembinaan pemain muda.
“Pada ajang Piala Asia sebelumnya Indonesia mampu lolos hingga babak semifinal, tapi tahun ini justru terhenti di fase kualifikasi. Ini menunjukkan ada masalah dalam menjaga konsistensi prestasi di level internasional,” kata Bung Kus kepada RRI, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, materi pemain Timnas U-23 sejatinya tidak buruk. Bahkan skuat tersebut diperkuat sejumlah pemain senior yang seharusnya bisa memberi dampak positif. Namun, ia menilai pelatih Pieter Huistra Vanenburg belum berhasil memaksimalkan potensi yang ada.
“Pemain tidak jelek, tapi sistem permainan yang dikembangkan pelatih masih belum bisa diterjemahkan dengan baik oleh para pemain. Itu yang membuat performa tidak maksimal,” jelas Bung Kus.
Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dari federasi.
“Perlu ada evaluasi total, baik kepada pemain maupun pelatih, untuk membentuk timnas U-23 yang lebih kuat menghadapi SEA Games mendatang, apalagi Indonesia berstatus juara bertahan,” tegas Bung Kus.
Bung Kus berharap kegagalan kali ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi PSSI agar sepakbola Indonesia ke depan bisa lebih konsisten dalam prestasi, sekaligus menunjukkan taring di kancah internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....