Bung Kusnaeni Minta Larangan Suporter Away Lebih Terukur

  • 26 Agt 2025 17:26 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni minta operator kompetisi sepak bola profesional di Indonesia mengevaluasi larangan suporter away. Hal itu diungkapkannya saat jadi narasumber dalam acara KIE Suporter Sepak Bola di Red Corner Cafe, Makassar, Selasa (26/8/2025) siang.

Menurut Kusnaeni, operator kompetisi bersama PSSI memang punya kewenangan membuat aturan soal penonton. "Itu instrumen pengendalian untuk memastikan pertandingan terlaksana dengan aman dan nyaman," kata pengamat yang biasa disapa Bung Kus itu.

Kusnaeni menyebut upaya pengendalian itu harus dilaksanakan secara terukur. "Larangan suporter untuk away tidak boleh pukul rata. Harus ada parameter yang terukur untuk membuat pembatasan itu efektif dan adil," katanya lagi.

Salah satu ukuran yang bisa dipakai adalah rekam jejak perilaku suporter. "Kelompok suporter yang memang tidak bisa berlaku tertib, wajar dilarang away. Tapi suporter yang rekam jejaknya bagus, tentu merasa diperlakukan tidak adil kalau dilarang away," ia menegaskan.

Untuk itu, Kusnaeni mendorong operator kompetisi bekerjasama dengan Polri. "Polisi tentu punya rekam jejak suporter. Kalau Polri merekomendasikan suporter tamu tak boleh hadir, berlakukan larangan. Tapi kalau menurut Polri aman, kasih kesempatan suporter tamu datang. Jadi, pembatasannya selektif," katanya lagi.

Dengan pengendalian yang terukur itu, ia percaya proses edukasi akan berjalan. "Suporter secara sadar akan tergerak untuk memperbaiki perilaku supaya tidak dibatasi haknya nendukung timnya away," kata pengamat yang juga komentator sepak bola nasional itu.

Acara dialog santai ini dibuka oleh Deputi Industri Olahraga Kemenpora, Dr Raden Isnanta. Hadir pula belasan kelompok suporter pendukung PSM bersama perwakilan PSSI, PT ILeague selalu operator kompetisi, dan perwakilan Polda Sulsel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....