Izin Orang Tua Jadi Kendala Perkembangan Sepakbola Putri Sulsel
- 07 Jul 2025 03:24 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Perkembangan sepak bola putri di Sulawesi Selatan masih menghadapi sejumlah kendala serius, salah satunya terkait izin dari orang tua atlet. Hal ini menjadi tantangan utama yang kerap dihadapi pelatih dan pengurus dalam menyiapkan tim, termasuk menjelang ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) 2025.
Pelatih tim sepak bola putri Sulsel, Usman Halik, atau yang akrab disapa Atto, mengungkapkan bahwa persoalan izin dari orang tua menjadi masalah berulang yang belum juga terselesaikan hingga saat ini. Tidak jarang, pelatih dan manajemen harus turun tangan langsung untuk membujuk orang tua agar mengizinkan anak perempuannya berkarier di lapangan hijau.
“Setiap pemusatan latihan, selalu ada saja pemain yang harus mundur karena orang tuanya tidak memberikan izin. Kami sudah biasa harus datang ke rumah dan berdiskusi langsung, tapi tetap banyak yang gagal,” ujar Usman kepada RRI, Minggu (6/7/2025).
Menurutnya, pola pikir sebagian besar orang tua di Sulawesi Selatan masih terjebak pada pandangan lama, bahwa perempuan tidak perlu menekuni olahraga berat seperti sepak bola yang dianggap terlalu keras dan maskulin. Hal ini membuat banyak bakat muda perempuan tidak bisa berkembang maksimal karena minim dukungan dari lingkungan terdekat.
Usman pun mencontohkan salah satu kasus paling disesalkannya, yakni saat seorang pemain terbaik tim Sulsel di PON 2024 dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas Putri Indonesia. Sayangnya, pemain tersebut harus mengubur mimpinya karena orang tuanya menolak keras dan memberikan tekanan mental sehingga ia mengundurkan diri.
“Kami pelatih sangat sedih karena ini kesempatan langka. Pemainnya berbakat, dipanggil ke timnas, tapi harus berhenti karena faktor mental dari keluarganya sendiri,” tambah Usman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....