Asprov PSSI Sulsel Akui Sulitnya Rekrut Pesepakbola Putri di Sulsel
- 07 Jul 2025 03:27 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan mengakui masih sulitnya mencari pemain sepak bola putri potensial, terutama di kelompok usia dini. Hal tersebut terjadi akibat kuatnya pengaruh orang tua yang tidak memberikan izin anak perempuannya untuk bermain sepak bola secara serius.
Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulsel, Achmad Jafri, menyatakan bahwa budaya di Sulawesi Selatan yang masih cenderung konservatif terhadap perempuan menjadi tantangan dalam mengembangkan sepak bola putri di daerah tersebut. Ia menyebut, sebagian besar orang tua masih menilai bahwa sepak bola adalah olahraga laki-laki.
“Mencari pemain putri jauh lebih sulit daripada mencari pemain laki-laki. Banyak orang tua yang masih tidak rela anak perempuannya berkeringat dan berbenturan di lapangan,” ungkap Achmad saat diwawancarai RRI, Minggu (06/7/2025).
Menurut Achmad, bahkan dalam ajang sebesar PON tahun lalu, beberapa pemain yang seharusnya tampil harus melalui proses panjang untuk mendapatkan izin orang tua. Sebagian dari mereka pun sebenarnya mendapat tekanan agar tidak ikut bertanding, walau akhirnya tetap tampil atas dukungan pelatih dan tim.
Hal ini, lanjut Achmad, tidak bisa dilepaskan dari kultur yang masih membatasi ruang gerak perempuan dalam dunia olahraga kompetitif, termasuk sepak bola. Ia menilai, perubahan pola pikir harus dimulai dari edukasi publik secara konsisten dan kolaboratif.
“Media punya peran penting dalam mengubah persepsi itu. Kami berharap teman-teman media bisa bantu kami mempublikasikan pencapaian dan perkembangan sepak bola putri Sulsel, agar para orang tua bisa melihat bahwa anak mereka juga bisa berprestasi,” tutup Achmad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....