Dampak Lingkungan Menjadi Fokus Aksi WALHI di depan PT Vale
- 25 Jul 2024 12:35 WIB
- Makassar
KBRN,MAKASSAR: Aksi damai yang digelar Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulsel di depan kantor PT Vale Indonesia, Kamis (25/7/2024), menyoroti dampak lingkungan dari rencana eksplorasi tambang nikel di Desa Loeha, Kabupaten Luwu Timur. Dalam aksi ini, WALHI menuntut pembatalan rencana eksplorasi tersebut.
Rahmat Qathir, Bagian External WALHI, mengungkapkan bahwa deforestasi hutan, pencemaran air, dan hilangnya lahan perkebunan menjadi kekhawatiran utama mereka. "Eksplorasi tambang nikel ini berpotensi merusak lingkungan yang telah menjadi sumber penghidupan masyarakat," ujarnya.
Rahmat juga menekankan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap petani dan perempuan di Desa Loeha Raya yang sedang berjuang mempertahankan tanah mereka. "Kami berdiri bersama mereka untuk menentang ekspansi tambang nikel yang mengancam kehidupan mereka," tambahnya.
Menurut WALHI, tindakan PT Vale Indonesia dalam melanjutkan rencana eksplorasi tambang di Loeha Raya Blok Tanamalia tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga merusak struktur sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Mereka meminta PT Vale untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka.
"Kami berharap PT Vale membatalkan rencana eksplorasi tersebut demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga," kata Rahmat dalam wawancara dengan RRI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....