Warga Diminta Tak Tanggapi Live Geng Motor di Sosmed

  • 07 Okt 2026 09:32 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Masyarakat diminta tidak menonton, mengikuti, meliput, atau memberikan komentar saat kelompok geng motor menyiarkan aksinya secara langsung melalui media sosial. Imbauan ini disampaikan untuk mencegah perhatian publik justru menjadi pemicu mereka melanjutkan aksi yang berpotensi melanggar hukum.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Djafar Ahmad dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Selasa, 6 Oktober 2026, mengatakan media sosial turut menjadi sarana yang digunakan kelompok geng motor untuk berkoordinasi. Menurutnya, pertemuan atau COD dapat dilakukan melalui media sosial sebelum mereka melakukan tindakan yang telah disepakati.

"Pada saat ada geng motor yang live, kami harapkan jangan digubris, jangan memberikan komentar terkait dengan permasalahan itu," kata Jafar dalam Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi Pro 1 RRI Makassar.

Ia menjelaskan, komentar dan jumlah pengikut dapat menjadi bentuk perhatian yang justru memberikan semangat kepada pelaku. Karena itu, masyarakat diimbau tidak ikut menyaksikan atau meramaikan siaran langsung tersebut.

"Karena mereka akan mendapatkan dari followers, mereka akan mendapatkan dari komen-komen itu," ujar AKP Djafar. Ia menambahkan, masyarakat sebaiknya keluar dari siaran langsung tersebut dan tidak mengikutinya agar aksi yang dilakukan tidak semakin mendapat perhatian.

Host : Arty Alfiart (Sunarti Tasik Malillin) bersama Narasumber Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Djafar Ahmad dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Selasa, 6 Oktober 2026,

AKP Djafar menegaskan, aksi geng motor melalui COD maupun siaran langsung di media sosial dapat berkaitan dengan tindakan yang melanggar hukum. Karena itu, masyarakat tidak perlu menjadikan aksi tersebut sebagai tontonan atau memberikan respons yang dapat meningkatkan perhatian terhadap pelaku.

Selain mengimbau masyarakat, Polrestabes Makassar meningkatkan kegiatan cipta kondisi atau KRYD setiap malam untuk mengantisipasi kejadian serupa. Kepolisian juga mewaspadai sejumlah titik rawan, terutama wilayah perbatasan Makassar dengan daerah sekitarnya.

"Kalau ada yang live, agar jangan digubris. Kalau bisa keluar saja atau jangan diikuti," kata Jafar. Ia berharap masyarakat, orang tua, dan sekolah bersama-sama melakukan pengawasan sehingga aksi geng motor dapat dicegah dan keamanan lingkungan tetap terjaga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....