Pendeta Sebastianus: Satu Jiwa Berharga di Mata Tuhan
- 06 Okt 2026 20:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Setiap manusia memiliki nilai yang sama di hadapan Tuhan. Karena itu, pelayanan kepada sesama hendaknya diberikan dengan kasih dan ketulusan tanpa membedakan kedudukan, kekayaan maupun latar belakang.
Pesan tersebut disampaikan Pendeta Sebastianus Baas dalam acara Santa Rohani melalui siaran Pro 1 RRI Makassar, Senin (5/10/2026). Renungan tersebut mengangkat kisah Yesus mengusir roh jahat dari seorang yang berasal dari Gerasa sebagaimana tertulis dalam Injil Markus 5.

Pendeta Sebastianus Baas menjelaskan, kisah tersebut menggambarkan kepedulian Yesus terhadap satu jiwa yang hidup dalam keterasingan akibat kerasukan roh jahat. Setelah dibebaskan, orang tersebut kembali menjalani kehidupan dengan baik dan diminta memberitakan kasih Tuhan kepada keluarga serta masyarakat di sekitarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap satu jiwa tidak dapat diukur berdasarkan materi maupun kedudukan. Setiap orang tetap memiliki nilai di mata Tuhan, termasuk mereka yang berada dalam keterbatasan dan tidak memiliki kekayaan. “Dia kaya, dia miskin, dia berharga di mata Tuhan,” ujarnya.
Ia mengingatkan para pelayan Tuhan agar tidak menjadikan kemampuan ekonomi maupun status sosial sebagai dasar dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, pelayanan harus diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan dengan kasih dan ketulusan. “Harusnya kita belajar, kita ini hamba Tuhan, bukan hamba duit,” katanya.
Karena itu, umat Kristiani diajak menjadikan kasih kepada sesama sebagai dasar dalam menjalankan pelayanan. Kepedulian tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang dianggap memiliki pengaruh, tetapi juga kepada mereka yang kerap terpinggirkan.
Melalui kisah tersebut, Pendeta Sebastianus Baas mengingatkan bahwa satu jiwa tetap berharga di mata Tuhan. Karena itu, setiap orang diajak untuk hadir, peduli dan melayani sesama tanpa membeda-bedakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....