Jangan Tunggu Gejala, Cuci Luka Gigitan Hewan Segera

  • 05 Okt 2026 20:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Rabies adalah penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf dan dapat berakibat fatal. Penting untuk tidak menunda pertolongan medis begitu terjadi paparan hewan.

"Rabies itu adalah sebuah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf dan bisa berakibat fatal," ujar Annisa Nurul Islami, dokter muda pada stase MPPD IKM-IKK-IKP Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, sebagaimana dikutip dari program Kiprah Sulsel RRI Pro 1 Makassar, Sabtu 3 Oktober 2026.

Annisa mejelaskan langkah pertama jika tergigit atau terkena cakar hewan adalah tidak panik namun tetap serius. Segera bersihkan luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit untuk mengurangi virus agar tidak masuk lebih dalam ke dalam tubuh.

Setelah pencucian selesai, lanjutkan dengan desinfeksi menggunakan cairan desinfektan yang tepat. Jangan pernah menutup luka dengan plaster tanpa konsultasi medis terlebih dahulu. Prinsipnya sederhana, cuci luka, lalu cari pertolongan medis.

"Kalau sudah dicuci, jangan tunggu muncul gejalanya, langsung cari pertolongan medis," tegas Annisa. Apapun ukuran luka tidak boleh dianggap enteng, bahkan cakar yang tampak kecil sekalipun.

Tenaga kesehatan akan mengevaluasi jenis dan lokasi luka untuk menentukan apakah vaksin antirabies diperlukan. Banyak orang berpikir bahwa luka kecil akan sembuh dalam dua hingga tiga hari tanpa perlu ke dokter. Pemikiran ini sangat keliru dan berbahaya.

Virus rabies bekerja dalam periode inkubasi yang bisa berlangsung satu hingga dua minggu. Saat gejala mulai muncul pada manusia, tingkat kematiannya hampir 100 persen. Inilah mengapa vaksinasi harus diberikan jauh sebelum gejala berkembang, bukan setelahnya.

Untuk masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, vaksinasi rutin pada anjing, kucing, dan mamalia lain adalah investasi terbaik. Hewan yang divaksin tidak hanya melindungi dirinya, tetapi juga mencegah penyebaran virus ke keluarga dan lingkungan.

"Jangan anggap remeh gigitan dan cengkeraman dari hewan, kenali risikonya, lakukan pertolongan pertama dengan benar dan segera konsultasi ke tenaga kesehatan," ungkap Annisa sebagai pesan penutup.

Rabies belum memiliki obat setelah gejala muncul. Satu-satunya cara efektif adalah vaksin pencegahan. Dengan tindakan cepat dan tepat, risiko infeksi rabies dapat diminimalkan hingga 100 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....