Astindo Dorong Agen Travel Kembangkan Paket Wisata Ramah Lingkungan

  • 05 Okt 2026 07:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) mendorong agen perjalanan wisata di Indonesia untuk semakin aktif mengembangkan dan mengadopsi paket wisata yang berbasis ramah lingkungan. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan workshop kepada para anggota Astindo, khususnya agen perjalanan, agar tidak hanya menjual paket wisata, tetapi juga menyampaikan nilai dan manfaat konservasi yang terdapat di balik setiap perjalanan.

CEO dan Founder Travel Point Indonesia Bidang Usaha dan Kemitraan ASTINDO, Jumriani, SKM dalam Obrolan Apresiasi Budaya Lokal Pro4 RRI Makassar edisi Sabtu, 3 Oktober 2026 mengatakan, melalui kegiatan tersebut, para agen travel didorong untuk mengemas cerita atau storytelling dalam setiap paket wisata yang ditawarkan. Dengan demikian, wisatawan dapat memahami bahwa pembelian paket wisata juga dapat memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

“Para anggota diberikan sosialisasi untuk mulai mengemas cerita di balik paket wisata mereka. Jadi, ketika wisatawan membeli paket tersebut, mereka mengetahui bahwa ada kontribusi terhadap pelestarian hutan atau terumbu karang tertentu”,ujar Ria.

Menurutnya, Travel Point Indonesia saat ini juga tengah mempersiapkan program penanaman pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Program tersebut direncanakan dapat dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, pelaksanaan program membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam memastikan dana yang disisihkan dari penjualan paket wisata dapat disalurkan secara transparan untuk kegiatan penanaman pohon.

Ria menjelaskan, sebagian hasil penjualan paket tur akan disisihkan untuk mendukung program tersebut. Travel Point juga berupaya menyiapkan sistem yang memungkinkan wisatawan mengetahui lokasi pohon yang ditanam sebagai bentuk kontribusi mereka.

“Setiap hasil dari penjualan paket tur, dananya kami sisihkan untuk penanaman pohon. Kami juga harus bisa menyampaikan kepada tamu dan membangun kepercayaan, salah satunya dengan menyiapkan sistem agar tamu dapat melihat lokasi pohon yang mereka tanam”, jelas Ria.

Selain kegiatan sosialisasi dan workshop, Astindo juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan program yang berkaitan dengan pariwisata berkelanjutan. Informasi mengenai kegiatan tersebut turut dibagikan melalui akun media sosial Astindo, termasuk Astindo DPD Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan pengembangan pariwisata berkelanjutan membutuhkan kemitraan antara pemerintah, agen perjalanan, dan komunitas lokal. Ketiga pihak tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga kelestarian destinasi sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah dapat berperan melalui penyediaan regulasi dan infrastruktur yang mendukung pariwisata ramah lingkungan. Sementara itu, agen perjalanan berperan sebagai penghubung pasar dan wisatawan, sedangkan komunitas lokal bertugas menjaga kualitas serta keaslian destinasi.

“Contoh fenomena destinasi wisata tersembunyi atau hidden gem yang kemudian menjadi viral di media sosial. Konten dari influencer atau wisatawan dapat membuat sebuah lokasi yang sebelumnya belum banyak dikenal menjadi ramai dikunjungi”, ucap Ria.

Namun, popularitas yang meningkat tanpa diikuti pengelolaan yang baik dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, salah satunya persoalan sampah. “Ketika tempat yang sebelumnya belum banyak diketahui kemudian viral di media sosial, banyak orang datang berkunjung. Dampaknya terhadap lingkungan bisa menjadi tidak baik karena wisatawan membawa sampah”, kata Ria.

Menurutnya, apabila suatu lokasi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata, masyarakat dapat berkoordinasi dengan pemerintah setempat, seperti kepala desa, untuk menyiapkan sistem pengelolaan yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. tutup Ria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....