Lari Menembus Pegunungan Camba, Trail Run Porprov 2026 Angkat Potensi Sport Touris

  • 03 Okt 2026 19:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Suasana pagi di kawasan pegunungan Desa Pattirodeceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, dipenuhi semangat para pelari dari berbagai daerah. Ratusan atlet mengikuti Porprov Trail Run Exhibition Sulawesi Selatan 2026, yang sekaligus menjadi ajang memperkenalkan potensi wisata alam Maros.

Bupati Maros yang juga Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulawesi Selatan, Andi Syafril Chaidir Syam, secara resmi melepas peserta kategori vertical pada Sabtu 3 Oktober 2026. Pelepasan peserta berlangsung di pelataran Kantor Desa Pattirodeceng dan dimulai pukul 06.00 WITA. Para pelari langsung dihadapkan dengan medan pegunungan yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan, serta kemampuan membaca karakter jalur.

Chaidir Syam mengatakan, kategori vertical yang diperlombakan memiliki jarak 10,2 kilometer dengan elevation gain mencapai 891 meter. “Hari ini kita melaksanakan lomba kategori vertikal dengan jarak 10,2 kilometer dan elevasi gain 891 meter. Start dimulai tepat pukul 06.00 pagi. Selain berlari, para peserta dapat menikmati keindahan alam Desa Pattirodeceng,” ujar Chaidir Syam.

Ajang ini merupakan bagian dari Porprov Sulsel XVIII, namun cabang olahraga lari trail masih berstatus eksibisi karena merupakan cabang olahraga yang relatif baru bergabung dalam pembinaan KONI.

Meski belum memperebutkan medali resmi Porprov, gelaran tersebut menjadi sarana untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus melihat kesiapan lari trail sebelum dipertandingkan secara resmi pada Porprov mendatang.

Selain kategori vertical, perlombaan juga menghadirkan kategori classic dengan jarak sekitar 14,1 kilometer serta short distance sejauh 42,3 kilometer. Masing-masing kategori menghadirkan tantangan medan dan elevasi yang berbeda. Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kabupaten Maros menjadi salah satu daerah dengan jumlah atlet terbanyak dengan mengirimkan sekitar 40 pelari.

Tidak hanya menjadi arena kompetisi, Porprov Trail Run Exhibition 2026 juga membawa dampak bagi masyarakat sekitar. Sejumlah rumah warga Desa Pattirodeceng dimanfaatkan sebagai tempat menginap para kontingen.

Kepala Desa Pattirodeceng, Abdul Kadir, mengapresiasi dipilihnya wilayah tersebut sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga tingkat Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi wisata alam yang dimiliki Desa Pattirodeceng, termasuk kawasan yang dikelola Kelompok Pengelola Ekowisata (KPE) Appakadeceng. “Event ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi dan pembinaan kebugaran bagi para atlet, tetapi juga momentum luar biasa untuk mempromosikan potensi wisata alam Desa Pattirodeceng serta menggerakkan perekonomian masyarakat lokal,” ujarnya.

Rute perlombaan kategori vertical dimulai dari Kantor Desa Pattirodeceng dan berakhir di kawasan Puncak Macconggi. Sepanjang jalur, para peserta disuguhi panorama pegunungan Camba yang masih asri. Pemerintah Kabupaten Maros bersama ALTI Sulsel berharap penyelenggaraan event ini dapat memperkuat pembinaan atlet lari trail sekaligus mendorong pengembangan sport tourism di Kabupaten Maros.

Dengan perpaduan olahraga, tantangan medan ekstrem, dan panorama alam pegunungan, Camba tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga panggung untuk memperkenalkan wajah wisata alam Maros kepada peserta dan masyarakat dari berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....