Dahsyatnya Dzikir Kepada Allah SWT

  • 02 Okt 2026 13:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR — Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah Shalat Jumat di Masjid Al-Muawanah RRI Makassar, Jumat 2 Oktober 2026. Pelaksanaan ibadah Jumat ini disiarkan secara langsung melalui gelombang udara FM 94.4 MHz Pro 1 RRI Makassar serta FM 92.5 MHz Pro 4 Rri Makassar.

Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan ibadah kali ini adalah Ustadz Mudzakir Abd Razak, Lc., M.Ag. Di hadapan para jamaah yang memenuhi ruang utama masjid maupun pendengar di rumah, beliau menyampaikan khutbah yang sangat menggugah jiwa dengan mengangkat tema utama mengenai "Dahsyatnya Dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala".

Dalam uraian khutbahnya, Ustadz Mudzakir Abd Razak menjelaskan bahwa Allah adalah Dzat yang paling menyayangi hamba-hamba-Nya. Kasih sayang Allah bahkan melampaui kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, dan jauh lebih besar daripada kepedulian manusia terhadap dirinya sendiri.

Beliau kemudian mengutip sebuah Hadis Qudsi yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW. Dalam riwayat tersebut, Allah Azza wa Jalla berfirman bahwa rahmat dan kasih sayang-Nya senantiasa mendahului kemurkaan serta mengalahkan kemarahan-Nya, yang membuktikan betapa luasnya cinta kasih Sang Pencipta.

Lebih lanjut, khatib mengingatkan para jamaah bahwa Allah adalah Dzat yang menaruh perhatian besar pada kehidupan manusia, melebihi kepedulian seorang ayah. Manusia tidak diciptakan secara sia-sia di muka bumi, melainkan diciptakan dengan tujuan agung untuk beribadah dan memurnikan amalan semata-mata hanya kepada Allah SWT.

"Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah zat yang begitu perhatian pada diri-diri kita melebihi perhatian seorang ayah pada diri-diri kita. Itulah Allah Subhanahu wa Ta'ala yang tidak menciptakan kita dengan kesia-siaan, akan tetapi menciptakan kita karena sebuah tujuan yang besar, yaitu untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," tutur Ustadz Mudzakir Abd Razak dalam khutbahnya.

Memasuki inti materi, Ustadz Mudzakir menjelaskan bahwa di antara sekian banyak ibadah, dzikir kepada Allah merupakan ibadah yang teragung, termulia, dan terdahsyat. Beliau merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW ketika bertanya kepada para sahabat mengenai amalan terbaik, tertinggi, dan termulia, yang kemudian dijawab sendiri oleh Rasulullah bahwa amalan tersebut adalah dzikrullah atau mengingat Allah.

Khatib juga menekankan bahwa dzikir bukanlah sekadar ucapan lisan atau rangkaian kata di dalam hati, melainkan cerminan keimanan serta kunci utama untuk meraih ketenangan hidup. Di tengah kondisi cuaca panas yang terik saat ini, beliau mengimbau seluruh jamaah dan pendengar agar senantiasa memperbanyak dzikir demi menggapai ketentraman batin.

"Dzikir kepada Allah bukan hanya sekedar ucapan yang diucapkan, bukan hanya sekedar kata-kata yang diuraikan di dalam hati-hati kita, akan tetapi dzikir kepada Allah adalah tanda keimanan, tanda kasih sayang Allah, dan tanda kebaikan hidup seorang hamba. Siapa yang benar-benar menginginkan kehidupan yang baik, layak, dan tenang, itu perlu diisi dengan dzikir kepada Allah," tegasnya di akhir khutbah.

Rangkaian Shalat Jumat di Masjid Al-Muawanah RRI Makassar ini berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai. Melalui siaran radio yang menjangkau luas, pesan-pesan kebaikan tentang dahsyatnya dzikir ini diharapkan mampu memberikan pencerahan rohani yang mendalam bagi seluruh masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....