Bukan Sekadar Jaga Kampus, Satpam Unhas Dituntut Punya Sikap Humanis
- 02 Okt 2026 09:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sebanyak 67 peserta mengikuti tahap wawancara dalam seleksi penerimaan Satuan Pengamanan (Satpam) Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun 2026. Mereka merupakan peserta yang lolos dari total 109 pendaftar untuk memperebutkan 33 formasi, yang terdiri atas 30 Satpam pria dan tiga Satpam wanita.
Tahap wawancara menjadi salah satu bagian penting untuk mengukur kesiapan calon petugas sebelum ditempatkan di lingkungan Kampus Humanis Unhas. Penilaian tidak hanya menyentuh kemampuan pengamanan, tetapi juga melihat integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kesiapsiagaan, pengalaman kerja, hingga kemampuan menghadapi situasi yang beragam.
Proses wawancara melibatkan jajaran pimpinan Unhas dan sejumlah unit yang berkaitan langsung dengan pengelolaan sumber daya manusia serta keamanan kampus. Wawancara dipimpin Wakil Rektor Bidang SDM, Pengembangan Talenta dan Kesejahteraan Unhas Prof. Farida Patittingi bersama Sekretaris Universitas Prof. Amiruddin.
Direktur Administrasi dan Layanan SDM Unhas, Direktur Komunikasi dan Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Kepala Subdirektorat Rumah Tangga, serta Kepala Keamanan Unhas turut terlibat dalam proses tersebut. Keterlibatan sejumlah unsur ini menunjukkan bahwa kebutuhan Satpam Unhas tidak hanya ditempatkan pada kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga pada kecocokan karakter petugas dengan lingkungan akademik.
Prof. Farida mengatakan petugas keamanan mempunyai posisi penting dalam menjaga aktivitas kampus tetap berjalan dengan aman dan tertib. “Petugas keamanan bukan hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tamu, maupun masyarakat yang berada di lingkungan Unhas,” ujar Prof. Farida, Sabtu 2 Oktober 2026.
Peran tersebut menjadi semakin penting karena lingkungan perguruan tinggi memiliki aktivitas yang dinamis dan melibatkan banyak kelompok dengan kebutuhan berbeda. Karena itu, calon Satpam diharapkan mampu mengambil tindakan secara tepat sekaligus membangun komunikasi yang baik ketika berhadapan dengan berbagai kondisi di lapangan.
Konsep Kampus Humanis juga menjadi bagian yang relevan dalam melihat kebutuhan tenaga keamanan Unhas. Pelayanan yang humanis dan profesional dipandang penting agar fungsi pengamanan tetap berjalan tanpa mengabaikan cara berinteraksi dengan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan maupun masyarakat yang datang ke lingkungan kampus.
Dalam proses seleksi, peserta juga diuji dari sisi kesiapan menghadapi situasi yang tidak selalu sama. Kemampuan berkomunikasi, bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan secara tepat menjadi bagian yang diperhatikan untuk mendukung terciptanya lingkungan Kampus Humanis.
Keterlibatan pimpinan dan unit terkait dalam wawancara menjadi bagian dari upaya Unhas memastikan calon petugas yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan kampus. Proses tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa fungsi keamanan di lingkungan perguruan tinggi membutuhkan perpaduan antara kompetensi pengamanan dan kemampuan memberikan pelayanan.
Seleksi Satpam Unhas Tahun 2026 dilaksanakan dengan prinsip akuntabel dan transparan untuk mendapatkan tenaga pengamanan internal yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Melalui proses tersebut, Unhas berharap tenaga keamanan yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas sehingga mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....