Tim SAR Cari Warga Luwu Timur yang Hilang di Hutan Lahumpangi

  • 01 Okt 2026 21:02 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Luwu Timur - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Ramadhan (57), warga yang dilaporkan belum kembali setelah pergi ke hutan untuk mencari kayu di wilayah Hutan Lahumpangi Barat, Dusun Lahumpangi Barat, Desa Parumpanai, Kecamatan Wosuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Informasi mengenai warga yang belum kembali tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari Sekretaris Desa Parumpanai pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 22.15 WITA.

Berdasarkan laporan, Ramadhan berangkat menuju kawasan hutan pada Rabu (30/9) sekitar pukul 07.00 WITA. Namun, sekitar pukul 13.00 WITA, nomor telepon korban sudah tidak aktif dan hingga malam hari korban belum kembali. Masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri setelah mengetahui korban belum pulang. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga laporan diteruskan kepada tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim untuk menuju lokasi kejadian. Tim kemudian berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait untuk menentukan strategi pencarian serta membagi area pencarian menjadi beberapa sektor,” ujar Arif kepada media Kamis (01/10/2026).

Operasi pencarian dilanjutkan pada Kamis (1/10) mulai pukul 07.00 WITA. Tim SAR gabungan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas penyisiran di kawasan hutan.

SRU 1 melakukan pengecekan pada sisi kiri dan kanan jalur menuju lokasi kejadian, terutama pada area yang dinilai berpotensi menjadi tempat korban melintas.

Sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran secara paralel hingga radius sekitar 300 meter dari titik lokasi kejadian. Total luas area pencarian yang ditargetkan mencapai sekitar 360.000 meter persegi atau 0,36 kilometer persegi.

Arif mengatakan pencarian dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi medan serta kemungkinan jalur yang dilalui korban.

“Pencarian dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi medan dan titik-titik yang berpotensi dilalui korban. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar pencarian dapat berjalan efektif dan aman,” jelasnya.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Setiap informasi dan temuan selama penyisiran akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian dan terus melaporkan setiap perkembangan yang ditemukan di lapangan,” tutup Arif.(**)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....