Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Evaluasi Penyelenggaraan Negara
- 30 Sep 2026 17:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali melihat relevansi nilai-nilai pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. Di tengah perubahan global yang semakin kompleks, nilai pancasila dituntut tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga hadir dalam sikap, kebijakan, dan penyelenggaraan kehidupan bernegara.
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Hasanuddin, Fajrul Rahman menilai tantangan terhadap penerapan nilai pancasila saat ini tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga berasal dari persoalan internal bangsa, termasuk praktik penyelenggaraan negara.
| Baca juga: Pancasila Perlu Dihidupkan lewat Dharma |
Menurutnya, penyelenggara negara memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan nilai-nilai pancasila benar-benar diterapkan dalam setiap kebijakan dan tindakan pemerintahan. “Pancasila harus menjadi kekuatan yang akan menyaring sikap dan perilaku kita sebagai warga negara bangsa, baik sebagai civilian maupun para penyelenggara negara,” kata Fajrul, Rabu 30 September 2026.
Dikatakan pancasila memiliki nilai yang kuat untuk menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa. Namun, nilai tersebut membutuhkan implementasi nyata agar tidak berhenti sebagai prinsip normatif.
Fajrul menilai masyarakat maupun penyelenggara negara seharusnya tunduk pada prinsip-prinsip yang terkandung dalam pancasila. Konsistensi tersebut penting agar nilai pancasila dapat menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa.
Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya keselarasan antara kebijakan pemerintah dengan nilai-nilai Pancasila. Kebijakan yang dibuat, menurutnya, perlu memperhatikan kepentingan masyarakat secara luas. “Para penyelenggara negara yang notabene mereka adalah pelaku yang seharusnya mengimplementasikan nilai-nilai di dalam Pancasila itu kemudian tidak tunduk di bawah nilai-nilai itu,” ujarnya.
Menurut Fajrul, tantangan implementasi pancasila dapat terlihat ketika terdapat kesenjangan antara nilai yang diyakini sebagai dasar negara dengan praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena itu, Hari Kesaktian Pancasila dinilai perlu dimaknai sebagai momentum evaluasi terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila, baik dalam kehidupan masyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Jangankan global, yang lokal dan nasional saja memang tindakan kita bertentangan dengan prinsip dari Pancasila itu,” tutur Fajrul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....