Dishub Makassar Evaluasi Layanan Pete-Pete Laut, Siapkan Perluasan Rute
- 29 Sep 2026 08:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Perhubungan Kota Makassar mengevaluasi layanan transportasi pete-pete laut yang telah kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian baling-baling. Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muh Reza, mengatakan perbaikan telah dilakukan dan layanan tersebut kini telah kembali melayani masyarakat selama lebih dari tiga bulan.
“Alhamdulillah, sudah beroperasi kembali selama tiga bulan lebih. Setiap Senin pagi memang dipenuhi pegawai,” ujar Muh Reza, Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, pengguna pete-pete laut saat ini didominasi pegawai yang beraktivitas di wilayah kepulauan. Mereka berasal dari berbagai instansi, termasuk tenaga kesehatan, guru, pegawai kecamatan hingga kelurahan. Selain pegawai, layanan tersebut juga sempat dimanfaatkan masyarakat untuk sekadar menikmati perjalanan menggunakan transportasi laut.
Muh reza melihat hal tersebut sebagai salah satu indikasi adanya minat masyarakat terhadap layanan tersebut. Namun, selama lebih dari tiga bulan beroperasi, Reza mengaku masih menemukan tantangan terkait pola kebutuhan masyarakat yang belum selalu sesuai dengan jadwal perjalanan yang telah ditetapkan.
“Rute ini sebenarnya sudah kita tetapkan, tetapi masyarakat maunya setiap saat ready, seperti angkutan yang mondar-mandir. Sementara kapal kayu tidak cepat dan jumlah penumpangnya juga tidak selalu banyak,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu menyesuaikan pola pelayanan dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Pihaknya tidak ingin menetapkan jadwal perjalanan yang terlalu sering apabila jumlah penumpang belum memadai.
Sebagai bagian dari evaluasi, Reza menyebut mulai mempertimbangkan perubahan atau penambahan titik layanan untuk menjangkau wilayah dengan jumlah penduduk yang cukup besar.
Dikatakan wilayah Kepulauan Barang Caddi menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pengembangan layanan. Sebelumnya, Dishub juga telah melihat kemungkinan pelayanan ke wilayah Kodingareng, namun jarak antarpulau menjadi salah satu pertimbangan.
“Kita coba dulu di Barang Caddi karena penduduknya cukup banyak. Kalau ternyata minat masyarakat bagus, kita akan rutinkan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi melalui masjid-masjid di wilayah kepulauan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat di sekitar dermaga. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kebutuhan sekaligus menentukan pola operasional pete-pete laut yang lebih sesuai dengan aktivitas warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....