UIM Al-Gazali Latih Poktan Makassar Kembangkan Budidaya Jamur

  • 22 Sep 2026 09:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali bersama Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar menggelar Pelatihan Budidaya Jamur sebagai upaya mengembangkan inovasi pertanian perkotaan yang produktif dan berkelanjutan. Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Budidaya Jamur sebagai Inovasi Pertanian Perkotaan yang Produktif dan Berkelanjutan di Kota Makassar” tersebut diikuti oleh Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Makassar.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin, 21 september 2026 hingga Rabu 23 September 2026, yang dilaksanakan di Hotel Remcy Panakkukang Makassar dan Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar Al-Gazali dengan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar dalam mendukung program pemerintah, khususnya pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) melalui budidaya jamur.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pemanfaatan lahan perkotaan agar lebih produktif.

“Alhamdulillah kegiatan ini sangat penting karena menjadi bagian dari program pemerintah dalam memanfaatkan lahan di Kota Makassar yang kita fokuskan untuk budidaya jamur. Ini merupakan bagian dari konsep urban farming yang dapat dikembangkan oleh masyarakat perkotaan,” ujar Prof. Muammar.

Menurutnya, budidaya jamur memiliki berbagai manfaat, tidak hanya dari sisi pangan tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Ternyata manfaat jamur ini sangat banyak, salah satunya dapat menambah energi dan memiliki nilai ekonomi. Selain itu, pengembangan budidaya jamur juga dapat menjadi sentra ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Herman Nursaman, MP, mengatakan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya kelompok tani.

“Kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dengan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar ini akan terus kami jalin ke depan. Kolaborasi ini bukan hanya terkait budidaya jamur, tetapi juga berbagai program pemerintah yang dapat dikembangkan bersama,” jelas Herman.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi kelompok tani sehingga mampu mengembangkan usaha budidaya jamur secara mandiri. “Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani sehingga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si, mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan UIM Al-Gazali dalam pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah dilakukan bersama Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali. Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kota Makassar untuk mendapatkan pengetahuan baru terkait budidaya jamur,” ungkap Aulia.

Ia menyebutkan saat ini terdapat lebih dari 300 kelompok tani yang menjadi bagian dari pengembangan sektor pertanian di Kota Makassar.

“Harapan kami setelah pelatihan ini, budidaya jamur dapat dikembangkan oleh kelompok tani di Kota Makassar. Jangan disia-siakan pelatihan hari ini, karena ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk pengembangan usaha ke depan,” tuturnya.

Aulia berharap kegiatan tersebut menjadi awal berkembangnya kelompok-kelompok budidaya jamur di Kota Makassar.

“InsyaAllah ke depan akan semakin banyak kelompok budidaya jamur di Kota Makassar. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....