Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Tidak ada Percaloan Seleksi TNI

  • 22 Sep 2026 07:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Rekruitmen calon prajurit TNI Angkatan Darat Gelombang II tahun anggaran 2026, sedang berlangsung di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XIV/Hasanuddin, sedang memasuki tahap akhir seleksi Tingkat Pusat. Seleksi calon siswa Tamtama TNI Angkatan Darat, Pendidikan Kejuruan (PK) Tamtama, menjalani Pemilihan Tingkat Pusat, diikuti 1.654 calon siswa, berlangsuhg di Lapangan Sapta Marga Rindam XIV/Hasanuddin, Jalan Poros Malino, Pakatto, Kabupaten Gowa. Senin, 21 September 2026.

Pemilihan Tingkat Pusat calon siswa Tamtama PK tahun anggaran 2026, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, sebagai Komitmen menghadirkan proses rekrutmen prajurit yang transparan, bersih dan bebas dari praktik percaloan. Pemilihan dalam rekruitmen calon siswa Tamtama TNI AD di Rindam XIV/Hasanuddin sangat ketat untuk memilih calon prajurit yang layak memakai baju kebanggaan TNI Angkatan Darat.

Di hadapan para calon siswa Tamtama, Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memilih mengabdikan diri melalui jalur Tamtama TNI AD."Untuk menjadi prajurit TNI merupakan sebuah kehormatan, sekaligus kebanggaan, namun kelulusan tidak ditentukan oleh uang maupun pihak tertentu. “ Tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Perlu diketahui lanjut Pangdam, untuk mendaftar menjadi anggota TNI itu gratis. Tidak satupun orang di luar sistim yang bisa menjanjikan kelulusan peserta seleksi. " Tidak ada satupun orang di luar sana yang bisa menjanjikan kelulusan kalian, kalau kalian lulus, artinya memang memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI,” ucap Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangdam juga menegaskan pihaknya berkomitmen untuk melawan praktik mafia werfing yang memanfaatkan harapan para calon prajurit dengan iming-iming kelulusan. Untuk itu, Pangdam mengajak seluruh calon siswa dan keluarganya agar bersama-sama memutus mata rantai praktik percaloan dengan tidak memberikan uang kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan.

“Saya tidak bisa bekerja seorang diri untuk melawan mafia werfing ini. Saya mohon kepada kalian semua, anak-anakku, untuk membantu melawan mafia werfing dengan tidak membayar sepeser pun kepada siapapun,"Seru Pangdam.

Mayjen TNI Bangun Nawoko mengingatkan agar pesannya tersebut disampaikan kepada keluarga masing-masing bahwa masuk TNI tidak membutuhkan uang, sehingga setiap pihak yang meminta bayaran dengan dalih dapat meluluskan calon prajurit patut dicurigai sebagai upaya penipuan. "Kalau kalian lulus, itu berarti karena kemampuan kalian, upaya kalian, kecerdasan kalian serta doa kalian dan orang tua kalian,” kata Pangdam

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....