Bea Cukai Buka Peluang UMKM Bulukumba Tembus Pasar Ekspor
- 21 Sep 2026 14:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan memiliki beragam potensi produk unggulan daerah, didorong untuk tidak hanya menjadi daerah penghasil, tetapi juga mampu membawa produk lokalnya menembus pasar internasional. Dari produk lokal hingga pasar global, peluang ekspor kini semakin terbuka bagi pelaku UMKM.
Semangat tersebut menjadi fokus Bea Cukai Makassar, melalui kegiatan Tour de Bulukumba Export Assistance dengan tema “Kembangkan Potensi Daerah melalui Ekspor”, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Kabupaten Bulukumba.
Tour de Bulukumba Export, terdiri atas sosialisasi tata laksana ekspor dan asistensi UMKM berpotensi ekspor Assistance tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muhammad Ali Saleng, S.H., M.Si., dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Bulukumba, Drs. A. Ari Arianto A.S., dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bulukumba, Drs. Muhammad Daud Kahal, M.Si.
Muhammad Ali Saleng menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Bea Cukai Makassar dalam mendorong UMKM daerah.
"Tour de Bulukumba Export Assistance diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar hingga ke mancanegara," kata Ali.
Sementara Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, Muhammad Mirfuad menyampaikan materi tata laksana ekspor. Dalam paparannya, Mirfuad menjelaskan prosedur ekspor serta berbagi pengalaman keberhasilan UMKM binaan Bea Cukai Makassar yang telah menembus pasar internasional, di antaranya Malaysia, Singapura, Hong Kong, Jepang, Jerman, Turki, dan Arab Saudi.
Untuk memberikan gambaran nyata mengenai perjalanan menuju pasar ekspor lanjut Mir Fuad, Bea Cukai Makassar juga menghadirkan Owner PT Coconut International Indonesia (CII), Asriyhani, salah satu UMKM binaan Bea Cukai Makassar yang telah mengekspor produk briket arang kelapa ke Jerman, Turki, Inggris, dan Arab Saudi. Dalam sesi berbagi pengalaman, Asriyhani menyampaikan berbagai tantangan dan proses yang dilalui dalam membangun bisnis hingga mampu menembus pasar internasional. Juga menekankan bahwa mental yang kuat dan kejujuran merupakan modal penting dalam menjalankan usaha.
"Selain PT CII, turut hadir sejumlah UMKM binaan Bea Cukai Makassar, yaitu Kopi Leluhur dengan produk olahan kopi, Rappo Indonesia dengan produk olahan plastik, Kallolo by Rich dengan produk fashion wastra Sulawesi, Atap Konjo dengan produk kerajinan daun lontara, serta Kacang Putri dengan produk olahan kacang," sebut Mir Fuad.
Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Krisna Wardhana, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan potensi ekspor di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bulukumba.
“Pada akhirnya, kegiatan ekspor memberikan dampak luas bagi perekonomian, mulai dari membuka akses pasar internasional, meningkatkan devisa negara, mendorong pertumbuhan UMKM dan industri pengolahan, hingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Kami mendukung UMKM Bulukumba untuk terus berkembang dan meningkatkan potensinya agar mampu menembus pasar global,” ujar Krisna Wardhana dalam siaran Pers, Senin 21 September 2026.
Tour de Bulukumba Export Assistance juga berlangsung sharing session dan tanya jawab yang menjadi ruang bagi para peserta untuk bertukar informasi, pengalaman, serta membahas berbagai tantangan dalam mempersiapkan produk dan usaha menuju pasar ekspor. Para pelaku usaha UMKM juga berbagi pengalaman mengenai perjalanan dan tantangan dalam mengembangkan bisnis hingga memasuki pasar internasional.
Tour de Bulukumba Export Assistance, Pihan Bea Cukai Makassar berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dapat terus diperkuat dalam menciptakan ekosistem ekspor yang mendukung pertumbuhan UMKM dan peningkatan nilai tambah produk unggulan daerah. Dari potensi daerah menuju pasar dunia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....