Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

  • 20 Sep 2026 20:07 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar berkolaborasi dengan Dewan Lingkungan Kota Makassar untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar PC Muslimat NU Kota Makassar di Masjid HM. Asyik, Minggu 20 September 2026.

Munafri mengatakan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri apabila perubahan perilaku dalam mengelola sampah tidak tumbuh dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

Karena itu, Munafri akan mempertemukan kembali Muslimat NU dengan Dewan Lingkungan Kota Makassar untuk menyusun program bersama dalam memperkuat sistem pengelolaan lingkungan dan sampah di Kota Makassar. "Saya akan mempertemukan kembali Muslimat NU ini dengan Dewan Lingkungan untuk membuat program, untuk memastikan sistem pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah yang ada di Kota Makassar ini berjalan dengan baik," kata Munafri.

Munafri menilai, Muslimat NU memiliki jaringan yang kuat di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi penggerak edukasi sekaligus mendorong perubahan kebiasaan warga dalam mengelola sampah.

Ia juga mendorong pendekatan lingkungan berbasis nilai keagamaan atau eko-teologi. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. "Kita ini yang mayoritas ini harusnya mampu menggerakkan ini, mampu mengaktifkan anggota-anggota kita untuk membawa atau mengangkat lingkungan ini untuk memberikan lingkungan yang bersih," ujarnya.

Munafri berharap kolaborasi Pemkot Makassar, Dewan Lingkungan dan Muslimat NU dapat melahirkan gerakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan hingga tingkat masyarakat. Ia menegaskan, persoalan sampah hanya dapat diselesaikan melalui gerakan bersama, sehingga upaya pemerintah harus berjalan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat.

"Kalau kita tidak menyelesaikannya secara bersama-sama, tidak akan bisa selesai. Kalau bisa kita menyelesaikannya secara bersama-sama, pasti selesai itu persoalan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....