Munafri Perkuat Sinergi Pemerintah dan Sekolah Swasta untuk Akses Pendidikan

  • 20 Sep 2026 20:20 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah swasta, dan organisasi alumni dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas. Hal tersebut disampaikan Appi saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Ikatan Alumni (IKA) SMP Islam Athirah Kajaolalido Makassar di Hotel Claro Makassar, Sabtu 19 September 2026.

Menurut Appi, organisasi alumni tidak semestinya hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga dapat berperan sebagai jembatan untuk memperkuat perhatian terhadap dunia pendidikan dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat. "Ini sangat penting, hadirnya organisasi IKA di sekolah, apalagi para alumnus sebagian sudah sukses, sebagai jembatan bagaimana perhatian kita, khususnya ke dunia pendidikan, bisa lebih dekat dengan masyarakat," kata Appi.

Ia menilai forum alumni memiliki posisi strategis karena memiliki jejaring luas yang dapat disinergikan dengan program pemerintah, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Appi juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Sekolah Islam Athirah. Menurutnya, Athirah sejak dahulu menjadi salah satu sekolah swasta yang diimpikan banyak anak di Makassar. "Zaman dulu, Athirah ini selalu menjadi impian kita untuk bisa sekolah di sekolah swasta yang sangat berbeda," ujarnya.

Di hadapan para alumni, Appi mengapresiasi perjalanan Athirah yang telah membangun ekosistem pendidikan selama 42 tahun. Menurutnya, keberhasilan institusi pendidikan tidak hanya diukur dari usia lembaga, tetapi juga dari kualitas alumni dan kontribusinya di tengah masyarakat.

Ia menilai banyaknya alumni Athirah yang berkiprah di berbagai bidang menjadi salah satu bukti proses pendidikan yang dibangun telah menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. "Ini menandakan bahwa di dalam dunia pendidikan Athirah ini punya kualitas yang mumpuni," katanya.

Appi juga mengapresiasi pendekatan pendidikan Athirah yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun nilai keimanan dan akhlak. Menurutnya, perpaduan ilmu pengetahuan dan nilai agama penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati dan karakter. "Anak-anak yang lahir, para alumni yang lahir, tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga punya empati dan punya iman yang baik untuk menyatukan ilmu dan agama," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi memaparkan tantangan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat. Ia menyebut kapasitas sekolah negeri di Makassar belum sepenuhnya mampu menampung seluruh peserta didik setiap tahun ajaran.

Appi menyebut terdapat sekitar 380 SD negeri dan 52 SMP negeri di Kota Makassar. Kondisi tersebut mendorong pemerintah membangun kemitraan dengan sekolah swasta. "Karena kapasitas sekolah negeri ini tidak bisa mencukupi kuota yang ada di setiap tahun ajarannya, maka kami bekerja sama dengan 58 sekolah-sekolah swasta," jelasnya.

Melalui skema tersebut, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan pembiayaan dari APBD bagi anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri agar tetap memperoleh kesempatan bersekolah di sekolah swasta. Appi menilai pola tersebut menjadi contoh nyata sinergi pemerintah dan sekolah swasta dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

Ia juga mendorong sekolah-sekolah swasta, termasuk Athirah, memberikan ruang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Appi mengungkapkan pihaknya telah berdiskusi dengan pengurus Athirah agar memberikan kesempatan kepada anak-anak dari kelompok desil satu dan dua untuk belajar di sekolah tersebut, sembari menunggu penyelesaian program Sekolah Rakyat.

"Saya minta di beberapa sekolah minimal ada tiga, empat orang anak-anak yang kita ambil dari desil satu, dua, untuk masuk di sekolah itu," katanya.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun keterhubungan anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Ia bahkan berharap para alumni dapat mengambil peran lebih jauh dengan menjadi bapak angkat bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan. "Mudah-mudahan di antara kita bisa menjadi bapak angkat dari anak-anak yang butuh pendidikan," harapnya.

Appi menilai kualitas pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan manusia di Kota Makassar. Menurutnya, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Makassar tidak terlepas dari kontribusi berbagai lembaga pendidikan yang terus melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, ia berharap IKA SMP Islam Athirah Kajaolalido tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi dapat mengambil bagian dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Makassar.

"Peran alumni sangat penting untuk menjadi jembatan bagaimana anak-anak ini bisa masuk ke dunia kerja atau ke dunia usaha," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....