Bukan Sekadar Olahraga, Yoga Jadi Jalan Menenangkan Diri di Rutan

  • 18 Sep 2026 08:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Suasana pembinaan keagamaan di Rutan Kelas IIB Sidrap diwarnai kegiatan Yoga bersama warga binaan beragama Hindu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan ruang pembinaan spiritual sekaligus aktivitas yang dapat membantu warga binaan menjaga ketenangan tubuh dan pikiran.

Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang turut hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan Penyuluh Agama Hindu tersebut. Kehadiran Kemenag Sidrap menjadi bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pembinaan keagamaan bagi warga binaan Hindu di lingkungan rutan, Kamis 17 September 2026.

Kegiatan Yoga dipandu Ni Dhewi Ratih dan Ryan Naraditya yang merupakan Penyuluh Agama Hindu. Para peserta mengikuti rangkaian gerakan tubuh, pengaturan pernapasan, konsentrasi, hingga relaksasi yang menjadi bagian dari aktivitas Yoga.

Yoga tidak hanya dikenal sebagai aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memadukan latihan pernapasan, konsentrasi, dan relaksasi. Aktivitas tersebut dapat membantu meningkatkan kelenturan dan keseimbangan sekaligus menciptakan suasana yang lebih tenang bagi tubuh maupun pikiran.

Bagi umat Hindu, Yoga memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar aktivitas fisik. Yoga menjadi salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui proses pengendalian tubuh, pikiran, dan indria.

Dalam ajaran Astangga Yoga yang dikemukakan Maharsi Patanjali, terdapat delapan tahapan yang dikenal sebagai Yama, Niyama, Asana, Pranayama, Pratyahara, Dharana, Dhyana, dan Samadhi. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Yoga juga berkaitan dengan latihan pengendalian diri dan konsentrasi, bukan hanya gerakan tubuh.

Melalui kegiatan Yoga di Rutan Sidrap, warga binaan Hindu tidak hanya mendapatkan kesempatan melakukan aktivitas fisik. Mereka juga diajak melatih konsentrasi, menenangkan pikiran, serta membangun pengendalian diri sebagai bagian dari proses pembinaan selama menjalani masa binaan.

Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan pihak Rutan terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar kebutuhan pembinaan keagamaan warga binaan Hindu dapat terus mendapatkan perhatian.

“Sebagai umat beragama, kita memiliki hak yang sama dengan saudara kita yang beragama lain, termasuk dalam memperoleh pelayanan dan pembinaan keagamaan serta hak-hak lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap sinergi ini terus berjalan sehingga kebutuhan pembinaan keagamaan warga binaan Hindu dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Soefarto.

Soefarto menilai pembinaan keagamaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh. Karena itu, kehadiran Penyuluh Agama Hindu diharapkan dapat memberikan pendampingan secara berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membantu membangun ketenangan diri.

Kegiatan Yoga tersebut sekaligus memperlihatkan peran Penyuluh Agama Hindu dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada warga binaan. Melalui kegiatan yang memadukan aktivitas fisik dan latihan konsentrasi itu, pembinaan diharapkan dapat berlangsung secara lebih menyeluruh.

Sinergi antara Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Penyuluh Agama Hindu, dan Rutan Kelas IIB Sidrap pun menjadi bagian penting dalam memastikan hak pembinaan keagamaan warga binaan tetap terpenuhi. Kegiatan Yoga diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas rutin, tetapi menjadi bagian dari pendampingan yang membantu warga binaan menjalani proses pembinaan dengan lebih tenang dan terarah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....