Berawal dari Jualan di Gerobak, Sari Laut Mbak Atun kini Miliki Beberapa Cabang

  • 16 Sep 2026 19:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Usaha kuliner Sari Laut Mbak Atun di Makassar tumbuh dari usaha keluarga yang dirintis sejak 1988. Dari gerobak dan tenda sederhana, usaha tersebut perlahan berkembang dan dikenal masyarakat.

Pemilik Sari Laut Mbak Atun, Suwarsih, mengatakan usaha tersebut pada awalnya mengusung konsep seafood. Ia bersama keluarga memulai usaha menggunakan gerobak besar yang didorong dari kawasan Patompo menuju Gedung Kesenian.

Pemilik Sari Laut Mbak Atun, Suwarsih dalam siaran UMKM Bicara di Pro 1 RRI Makassar.

“Gerobaknya besarnya itu 4 meter, tendanya mungkin ada 6 sampai 7 meter. Kami dorong dari rumah, dari kompleks Patompo sampai di Gedung Kesenian” ungkap Suwarsih dalam program UMKM Bicara Pro 1 RRI Makassar.

Menurutnya, menu yang disajikan pada awal usaha masih sederhana. Seafood diolah dengan bumbu rebusan dan disajikan bersama beberapa pilihan sambal. Seiring waktu, racikan bumbu terus dikembangkan menyesuaikan selera pelanggan.

Nama Mbak Atun sendiri berawal dari candaan teman-temannya saat masih duduk di bangku SMA. Nama tersebut kemudian melekat dan digunakan sebagai identitas usaha hingga saat ini.

Suwarsih mengatakan keputusan untuk membangun usaha sendiri dilakukan setelah menikah pada 2011. Bersama suaminya, ia memulai usaha dengan modal Rp10 juta yang diberikan oleh almarhum ibunya.

Menurutnya, usaha yang baru dirintis tidak langsung ramai. Ia bersama suami bahkan harus menunggu hingga mendapatkan pelanggan pertama. Kondisi tersebut berlangsung selama sekitar dua tahun. “Kita harus sabar. Pelan-pelan,” ujarnya.

Ia mengatakan kesabaran dan keikhlasan menjadi modal penting dalam mempertahankan usaha. Dukungan keluarga juga turut membantu melewati berbagai tantangan pada masa awal merintis usaha. “Kita didik keikhlasan, kesabaran. Itu saja,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....