Maulid Nabi Diharapkan Tak Sekadar Tradisi
- 15 Sep 2026 17:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi tradisi di berbagai daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemeriahan. Masyarakat juga perlu memahami nilai dan hikmah yang terkandung dalam peringatan tersebut.
Ketua MUI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. K.H. Najamuddin Abd. Safa, Lc., M.A., mengatakan Maulid dapat menjadi momentum untuk mengenal lebih jauh kehidupan dan akhlak Rasulullah. Tradisi yang dilakukan perlu disertai pemahaman terhadap ajaran Nabi.
“Jangan hanya tradisinya yang diikuti. Kita harapkan dengan acara Maulid itu bisa diambil hikmah,” kata Najamuddin dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Makassar.

Menurutnya, peringatan Maulid dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang memiliki nilai keagamaan. Di antaranya silaturahmi, salawat, berbagi makanan, serta mendengarkan kajian tentang kehidupan Rasulullah.
Najamuddin menilai kemeriahan Maulid tetap dapat dipertahankan sebagai bagian dari tradisi masyarakat. Namun, hal tersebut tidak boleh menggeser tujuan utama peringatan, yakni mengenang dan meneladani Rasulullah.
Ia mengatakan Maulid juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah. Salah satunya dengan mempelajari akhlak dan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW, Selasa (15/09/2026). “Dalam Maulid itu kita mendengarkan bagaimana Rasulullah, bagaimana akhlaknya, bagaimana kehidupannya,” ujarnya.
Karena itu, masyarakat yang menghadiri peringatan Maulid diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan. Nilai dan keteladanan Rasulullah juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Najamuddin berharap tradisi Maulid tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi umat. Menurutnya, hikmah dan keteladanan Rasulullah perlu menjadi bagian utama dalam setiap peringatan Maulid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....