Pasca Bentrokan di Bitowa, Kapolrestabes Makassar Pastikan Situasi Kondusif
- 14 Sep 2026 19:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung mengecek situasi keamanan di Jalan Bitowa Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin, 14 September 2026. Pengecekan dilakukan Kombes Pol Arya Perdana setelah terjadi keributan antarwarga dari kawasan Bitowa Lama dan Kompleks Aditarina.
Kapolrestabes Makassar memantau lokasi perselisihan warga, tiba di lokasi sekitar pukul 06.10 WITA untuk memastikan personel yang diterjunkan di lokasi telah melaksanakan pengamanan sekaligus memantau perkembangan situasi di lokasi.
Pemantauan dilakukan Kapolrestabes Makassar, didampingi Kabag Ops Polrestabes Makassar Kompol Edy Sumantri, S.Sos., M.H., Kasat Intelkam Polrestabes Makassar Kompol Surahman, S.H., Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan, S.H., M.H., serta personel gabungan Sat Samapta Polrestabes Makassar dan Polsek Manggala.
Kombes Pol Arya Perdana pengarahan kepada personel gabungan yang masih melaksanakan pengamanan agar tetap siaga dan mengedepankan langkah persuasif guna mencegah terjadinya kembali bentrokan antarwarga. Ko“Saya sudah arahkan personel untuk tetap melakukan pengamanan sampai situasi benar-benar aman dan terkendali. Jangan sampai terjadi kembali keributan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Kombes Pol. Arya Perdana.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolrestabes Makassar juga melihat langsung kondisi di sekitar lokasi pasca bentrok warga. Sejumlah batu masih terlihat berserakan di jalanan, sementara terdapat kerusakan pada beberapa bagian tempat tinggal warga yang diduga akibat lemparan batu saat bentrokan terjadi.
Kapolrestabes Makassar menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel serta koordinasi antarunsur kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. "Kami. mengimbau masyarakat di kedua wilayah yang terlibat bentrok agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan penanganan persoalan kepada pihak kepolisian,"himbau Kombes Pol Arya Perdana.
| Baca juga: HUT Polwan, Polda Sulsel Peduli Warga Pulau |
Bentrokan antarwarga di kawasan Bitoa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, dipicu oleh sengketa lahan seluas sekitar 33 hektarantara warga setempat dengan pihak salah satu perusahaan. Penyebab Pemasangan Papan Klaim memicu kericuhan awal pecah karena adanya pemasangan papan klaim atau papan bicara kepemilikan lahan oleh sekelompok massa/ormas di wilayah sengketa.
Warga di BTN Aditarina dan Kampung Bitoaatau Bitowa Lama menolak pemasangan papan bicara tersebut karena merasa berhak dan mempertahankan tempat tinggal mereka.
Saling Serang: Penolakan ini memicu ketegangan hingga berujung pada aksi saling serang menggunakan batu, busur panah, petasan, hingga bom molotov di sekitar Jalan Ujung Bori dan Jalan Borong Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....