Tim SAR Makassar Kerahkan KN Kamajaya Cari Korban KMP Virgo
- 14 Sep 2026 07:10 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, MAKASSAR - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar mengerahkan KN SAR Kamajaya bersama puluhan personel untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal penyeberangan rute Surabaya–Banjarmasin yang dilaporkan mengalami musibah pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA setelah hilang kontak akibat cuaca buruk.
Kapal tersebut membawa total 243 orang atau Person on Board (POB), terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru. Berdasarkan perkembangan terbaru yang diterima Basarnas, sebanyak 107 orang dinyatakan selamat, enam orang meninggal dunia, sementara 130 orang lainnya masih dalam pencarian.
Untuk memperkuat operasi pencarian, Kantor SAR Makassar memberangkatkan 35 personel menuju lokasi kejadian. Tim tersebut terdiri dari 19 crew KN SAR Kamajaya, 11 personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, empat crew KN 212, serta satu tenaga medis.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M. membenarkan keberangkatan tim tersebut untuk mendukung operasi SAR gabungan. “Malam ini kami akan menuju ke lokasi pada pukul 23.30 WITA. Berdasarkan hasil yang kami dapat bahwa korban KMP Virgo Transport 8 dengan POB 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Search Mission Coordinator (SMC), perkembangan terakhir mencatat 107 orang berhasil diselamatkan dan enam orang meninggal dunia. “Perkembangan yang kami dapat dari SMC itu ada 107 orang selamat dan 6 orang yang meninggal dunia. Saat ini sekitar 130 orang dalam pencarian,” jelasnya.
Arif mengatakan keterlibatan KN SAR Kamajaya dalam operasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat armada pencarian di wilayah perairan yang menjadi lokasi musibah. “Keterlibatan KN SAR Kamajaya dalam pelaksanaan operasi SAR ini juga dibantu oleh potensi-potensi yang ada di Makassar,” katanya.
Tim SAR dari Makassar selanjutnya akan bergabung dengan armada gabungan Basarnas dan berbagai potensi SAR lainnya yang telah berada di lokasi. Gabungan personel dan armada tersebut akan melakukan penyisiran serta pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR terus mengoptimalkan operasi pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan situasi perairan di lokasi kejadian. Pengerahan personel dan alutsista dari Makassar diharapkan dapat memperkuat operasi SAR gabungan dan mempercepat proses pencarian 130 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....