Mengingat Asal Mula, Kunci Jaga Kemurnian Hati Umat Khonghucu

  • 13 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Umat Khonghucu diajak kembali mengingat asal mula atau Shen Zhi Xiang di tengah arus kehidupan modern. Penghormatan kepada leluhur disebut sebagai jalan utama memelihara kemurnian watak sejati manusia.

Hal itu disampaikan Js. drg. Erlyana Sutono, Sp.KGA., MARS, Sekretaris Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin) Sulawesi Selatan, dalam siaran Mimbar Agama Khonghucu di Pro 1 RRI Makassar, Sabtu, 12 September 2026.

Erlyana menjelaskan, manusia di era modern kerap sibuk mengejar karier, materi, dan status sosial hingga lupa menengok asal mula keberadaannya. Kondisi ini dinilai berbahaya bagi kestabilan moral generasi mendatang.

"Manusia yang kehilangan kesadaran akan asal mulanya itu ibarat pohon besar yang terputus dari akarnya," ujar Erlyana Sutono.

Ia mengutip Kitab Lun Yu Bab 1 Pasal 9 yang mencatat sabda Nabi Kongzi tentang pentingnya mengenang leluhur bagi moral masyarakat.

"Bila orang bersikap cermat pada orang tuanya meninggal dan selalu mengenang asal mulanya, niscaya moral dan kebaikan rakyat akan kembali menebal," katanya.

Menurut Erlyana, penghormatan leluhur bukan sekadar ritual seremonial, melainkan cara memelihara Xing atau hati nurani pemberian Tian yang berisi empat benih kebajikan yakni Ren, Yi, Li, dan Zhi.

Ia menambahkan, secara jasmani setiap manusia lahir melalui pengorbanan orang tua dan leluhur, sehingga melupakan asal mula sama saja mengabaikan dasar keberadaan diri sendiri.

Erlyana menegaskan, kesadaran akan Shen Zhi Xiang mendorong manusia bersikap rendah hati karena menyadari keberhasilan hidup tidak lepas dari jasa generasi sebelumnya.

"Tanpa perjuangan para pendahulu, kita tidak akan pernah ada di posisi ini," tegasnya.

Ia berharap ajaran ini menjadi renungan bagi umat Khonghucu untuk terus menjaga kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....