Dugaan Penimbunan BBM di Makassar Bakal Ditelusuri Satgas Gabungan

  • 12 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Satgas Gabungan akan menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan panjangnya antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Makassar, termasuk dugaan penimbunan. EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan pihaknya tidak bekerja sendiri dalam mengantisipasi kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi BBM.

Dikatakan, pemeriksaan dan penelusuran akan dilakukan bersama Satgas Gabungan yang telah dibentuk untuk melakukan monitoring sekaligus pengaturan di lapangan. “Kalau itu (dugaan penimbunan) kami nanti dalami bersama tim Satgas Gabungan untuk mengantisipasi,” kata Deny, Jumat 11 September 2026.

Deny mengatakan penanganan antrean saat ini dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari memastikan ketersediaan stok hingga mengatur pola antrean kendaraan di SPBU. Pihaknya juga meningkatkan penyaluran BBM sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami peningkatan.

Untuk solar, penyaluran telah berada sekitar 15 persen di atas kondisi normal. Sementara penyaluran Pertalite juga mengalami peningkatan sekitar delapan hingga 10 persen. Selain menambah pasokan, Pertamina memperpanjang waktu operasional SPBU. Saat ini terdapat 25 SPBU yang telah beroperasi selama 24 jam.

Namun, Deny menegaskan penambahan pasokan perlu dibarengi dengan pengaturan antrean. Antrean yang terlalu panjang dapat membuat stok di SPBU lebih cepat terserap. “Karena begitu antreannya panjang dan stoknya akan lebih cepat habis, nah ini yang kita perlu atur sama-sama,” ujarnya.

Pengaturan juga akan menyasar kendaraan besar seperti bus dan truk. Pertamina bersama pemerintah kota akan melakukan klasterisasi SPBU dan mengatur waktu antrean kendaraan besar agar tidak bercampur dengan kendaraan masyarakat.

Deny menyebut Satgas Gabungan akan terus melakukan monitoring dan pengaturan, terutama di SPBU yang mengalami antrean panjang hingga berpotensi mengganggu pengguna jalan. “Kami juga sudah koordinasi dengan tim Satgas Gabungan untuk bisa menertibkan antrean-antrean yang ada di SPBU,” tutur Deny.

Ia berharap seluruh langkah tersebut dapat mempercepat normalisasi antrean BBM di Makassar. Penelusuran bersama Satgas juga diharapkan dapat memastikan distribusi BBM berjalan sesuai peruntukan dan masyarakat memperoleh pelayanan secara nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....