Lapas Narkotika Sungguminasa Peringati Maulid Nabi, Tanam Nilai Keteladanan

  • 11 Sep 2026 23:27 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, GOWA - Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW bertepatan tahun 1448 Hijriah atau 2026 Masehi. Kegiatan berlangsung khidmat di lingkungan Masjid Al-Ikhsan, Jumat (11/9/2026). Hadir langsung memimpin acara Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan. Turut hadir seluruh jajaran petugas, Warga Binaan Pemasyarakatan, serta pengurus Ketua Dharma Wanita Persatuan di lingkungan lembaga ini.

Mengusung tema besar: “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW: Menjaga Amanah, Menabur Kebaikan, Menguatkan Empati dan Saling Mendoakan,” rangkaian kegiatan diharapkan menjadi titik balik memperkuat iman sekaligus membangun watak yang lebih baik bagi setiap orang yang hadir.

Dalam pidato pembukanya, Kalapas Ilham mengingatkan agar peringatan ini tidak sekadar berjalan sebagai upacara biasa semata. Semua ajaran luhur yang dibawa Rasulullah SAW seharusnya benar-benar hidup dalam sikap, ucapan, dan tindakan sehari-hari — termasuk di dalam lingkungan pemasyarakatan.

“Nabi Muhammad SAW memberi teladan sangat nyata dalam memegang amanah, menyebar kebaikan, bersabar, serta menghargai sesama manusia. Nilai-nilai inilah yang harus kita jalankan bersama, baik saat bekerja maupun bagi warga binaan yang sedang menjalani proses perbaikan diri,” ujar Ilham.

Ia juga mengajak para warga binaan mengambil makna mendalam dari masa pembinaan yang sedang dijalani. Masa ini bukan sekadar menjalani hukuman, melainkan waktu berharga untuk melihat kembali diri sendiri, memperbaiki kesalahan, membentuk kepribadian baru, serta bersiap kembali berbaur di tengah masyarakat kelak.

“Nabi mengajarkan kita menjadi pribadi yang dapat dipercaya dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga binaan memegang teguh kepercayaan yang diberikan, taat pada aturan, menjauhi pelanggaran, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan niat tulus. Jadikan masa di sini sebagai momen berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya lagi.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Ustadz Muh. Aswar Liwang. Dalam penyampaiannya, ia menguraikan makna agung kelahiran Nabi sekaligus mengajak semua hadirin menjadikan sifat-sifat beliau sebagai pedoman hidup. Sifat jujur, bertanggung jawab, penuh kasih sayang, sabar, peduli sesama, dan saling menghargai ditegaskan tetap relevan dan sangat dibutuhkan — tak terkecuali di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Pihak Lapas berharap peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi kegiatan ibadah semata, melainkan sekaligus memperkuat pondasi pembinaan karakter setiap warga binaan. Dengan tertanamnya nilai-nilai agama dan keteladanan Rasulullah, diharapkan tumbuh tekad kuat meninggalkan kebiasaan buruk, menghargai aturan, serta membangun pribadi yang lebih bermutu — bekal berharga saat kembali berguna bagi keluarga dan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....