TNI Bangun Jembatan Gantung Buakkang Gowa, Capai Progres 88 Persen
- 10 Sep 2026 10:43 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, GOWA - Pembangunan Jembatan Gantung atau Jembatan Perintis Tahap V di Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, terus dikebut. Hingga Kamis (10/9/2026), progres pengerjaan jembatan yang melintasi Sungai Lambere tersebut telah mencapai 88 persen.
Pembangunan jembatan melibatkan personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa, serta masyarakat setempat. Mereka bekerja bersama menyelesaikan sejumlah bagian konstruksi jembatan yang nantinya menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Buakkang dan wilayah sekitarnya.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang selama ini terkendala akses penghubung. Jembatan ini juga diproyeksikan menjadi jalur yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kegiatan sosial masyarakat antardusun maupun antarwilayah.
Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, mengapresiasi semangat personel dan masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus memberikan manfaat bagi warga.
“Kami mengapresiasi semangat dan kerja sama seluruh personel serta masyarakat dalam pengerjaan jembatan ini. Yang tidak kalah penting, faktor keamanan dan keselamatan kerja harus tetap menjadi perhatian selama proses pembangunan,” ujarnya.
Kehadiran personel TNI di lokasi juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Buakkang. Warga turut terlibat dalam pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan akses penghubung tersebut. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi tersebut tidak hanya membantu mempercepat penyelesaian pembangunan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan progres yang telah mencapai 88 persen, warga berharap jembatan tersebut dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan secara penuh. Masyarakat menilai keberadaan jembatan akan memberikan perubahan signifikan terhadap mobilitas warga, terutama dalam mengakses fasilitas pendidikan, menjalankan kegiatan ekonomi, maupun memenuhi kebutuhan sosial sehari-hari.
Pembangunan Jembatan Gantung Tahap V ini sekaligus menjadi harapan baru bagi warga Desa Buakkang untuk memiliki akses yang lebih mudah, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....