Publik Puas dengan Layanan Bawaslu Sulsel, IKM Periode I Capai 88,50

  • 09 Sep 2026 19:15 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID. Makassar - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan hasil positif. Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Periode I Tahun 2026 mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,50, yang berada pada kategori Mutu A atau Sangat Baik.

Hasil tersebut diperoleh dari penilaian 238 responden yang tersebar di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Survei dilaksanakan untuk mengukur pengalaman dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Bawaslu Sulsel.

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, mengatakan capaian tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai angka penilaian terhadap lembaga. Menurutnya, hasil survei menjadi cerminan bagaimana masyarakat merasakan langsung kualitas pelayanan di Bawaslu Susel.

“Ini adalah gambaran dari pengalaman masyarakat ketika berinteraksi dengan layanan Bawaslu Sulsel. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana kepercayaan dan kepuasan masyarakat ini terus kita jaga,” kata Mardiana, di Kantor Bawaslu Sulsel, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Mardiana, pelayanan publik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu. Bawaslu tidak hanya dituntut menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas.

“Masyarakat datang ke Bawaslu dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Tugas kita adalah memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan yang sama, dengan proses yang jelas dan petugas memberikan kepastian. Pelayanan yang baik pada akhirnya ikut menentukan kepercayaan publik terhadap lembaga,” ujarnya.

Dari sembilan unsur pelayanan yang diukur dalam survei, aspek biaya atau tarif pelayanan mencatat nilai tertinggi, yakni 100,00. Sementara unsur perilaku pelaksana memperoleh nilai 89,00 dan kompetensi pelaksana serta produk spesifikasi jenis pelayanan masing-masing berada pada angka 88,75.

Responden merupakan pengguna layanan Bawaslu Sulsel dengan komposisi keterlibatan masyarakat yang beragam. Sebanyak 138 responden atau 58 persen merupakan laki-laki dan 100 responden atau 42 persen perempuan. Dari kelompok usia, 155 responden atau 65 persen berusia 26 tahun ke atas, sedangkan 83 responden atau 35 persen berada pada rentang usia 19–25 tahun yang mencakup pemilih muda dan mahasiswa.

Mardiana menegaskan, hasil survei tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan Bawaslu Sulsel dalam memperbaiki kualitas pelayanan.

“Predikat sangat baik tentu patut kita syukuri, tetapi bukan berarti pekerjaan selesai. Justru hasil survei ini harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan Bawaslu ke depan semakin cepat, mudah, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Bawaslu Sulsel akan memberikan perhatian terhadap aspek yang masih memiliki ruang untuk ditingkatkan, termasuk waktu penyelesaian layanan yang memperoleh nilai 85,00.

“Kepercayaan publik dibangun dari pengalaman. Karena itu, setiap masukan dari masyarakat harus kita perlakukan sebagai bahan untuk berbenah dan memperbaiki kualitas pelayanan,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....