Bertambah, 15.177 KK Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis

  • 07 Sep 2026 08:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar terus memperluas program pembebasan iuran atau retribusi sampah gratis sebagai bagian dari komitmen merealisasikan janji politik kepada masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalate di Vinue CPI, Minggu, 6 September 2026, malam.

Munafri mengatakan, program iuran sampah gratis merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. "Program iuran sampah gratis merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi beban biaya hidup rumah tangga," ujar Munafri.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan keringanan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah pola pengelolaan sampah dengan mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Khusus di Kecamatan Tamalate, program iuran sampah gratis kini telah menjangkau 15.177 kepala keluarga (KK). Rinciannya, sebanyak 1.926 KK dengan daya listrik 450 VA dan 7.381 KK dengan daya 900 VA telah mendapatkan pembebasan iuran sampah.

Sementara pada 2026, cakupan program diperluas hingga pelanggan listrik dengan daya 1.300 VA. Sebanyak 5.870 KK masuk dalam penambahan penerima program tersebut.

"Jadi tahun 2025 lalu 450 sampai 900 VA, tahun ini insyaallah kita akan naikkan menjadi 900 sampai 1.300 VA," jelas Munafri.

Ia menjelaskan, perluasan penerima program, khususnya untuk pelanggan 900 VA hingga 1.300 VA, akan dilakukan melalui proses pendataan dan survei lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data penerima benar-benar valid dan tepat sasaran.

Munafri juga meminta camat, lurah, serta jajaran RT/RW memastikan rumah tangga yang telah terdata sebagai penerima diberikan tanda berupa stiker. Penandaan tersebut dinilai penting untuk menjaga transparansi sekaligus mencegah munculnya perdebatan di tengah masyarakat.

"Rumah-rumah yang sudah didata harus diberikan tanda, diberikan stiker supaya tidak ada lagi perdebatan di bawah bahwa rumah yang sudah ada stikernya adalah rumah yang bebas membayar iuran sampah," imbuh Appi.

Meski mendapatkan pembebasan iuran, Munafri menegaskan masyarakat tetap memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. Penerima program diwajibkan mendukung pengelolaan sampah dari sumbernya dengan melakukan pemilahan sampah di rumah.

"Tapi syaratnya satu, sampahnya harus dipilah," tegasnya.

Munafri berharap kebijakan tersebut dapat membangun kesadaran bersama bahwa persoalan kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

"Ini kita lakukan karena kita mau Makassar ini bersih, Makassar ini indah, Makassar ini sehat. Kita tidak mau mewariskan kota ini kepada generasi berikutnya kota yang jorok, kota yang kotor, kota yang tidak sehat," tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah ingin meninggalkan warisan kota yang lebih baik bagi generasi mendatang. Karena itu, menjaga kebersihan sejak saat ini harus menjadi tanggung jawab bersama.

"Kita ingin mewariskan kepada generasi kita berikutnya kota yang indah, kota yang cantik, kota yang bersih, kota yang sehat," seru Munafri.

Selain program iuran sampah gratis, Munafri turut menyinggung penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Tamalate. Ia menegaskan Pemkot Makassar tidak melarang masyarakat berdagang maupun mencari nafkah.

Namun, aktivitas perdagangan harus tetap memperhatikan aturan dan tidak menggunakan lokasi yang dilarang. Pemerintah, kata Munafri, tetap menghormati hak masyarakat untuk mencari penghasilan dengan tetap menjaga ketertiban dan kepentingan bersama.

"Pemerintah tidak pernah melarang untuk berdagang, tidak pernah melarang untuk berjualan, mencari nafkah silakan. Tetapi jangan melakukan kegiatan perdagangannya di tempat yang dilarang. Karena ada hak-hak orang lain yang harus kita hormati juga di sana," harap Appi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....