Kebakaran Lahan di Luwu Utara Dipicu Aktivitas Pembakaran Kebun

  • 02 Sep 2026 21:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kebakaran lahan di Kabupaten Luwu Utara selama musim kemarau masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Sejumlah titik kebakaran ditemukan, dengan sebagian besar kejadian dipicu aktivitas pembakaran di kebun warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Luwu Utara, Dr. Agunawan dalam program dialog kentongan Pro 1 RRI Makassar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Luwu Utara, Dr. Agunawan, mengatakan kondisi kemarau menyebabkan sejumlah wilayah lebih mudah mengalami kekeringan, khususnya daerah dataran rendah yang memiliki karakter tanah berpasir. “Pada daerah dataran rendah yang sebagian besar kecamatan di Luwu Utara itu tanah berpasir. Daya serap airnya agak rendah,” kata Agunawan dalam Dialog Kentongan, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat api lebih cepat meluas ketika masyarakat melakukan pembakaran di sekitar perkebunan. Hingga saat ini, BPBD Luwu Utara bersama tim terkait telah menangani sekitar 40 titik kebakaran yang terjadi di area kebun warga.

Agunawan menjelaskan, potensi kebakaran lahan di Luwu Utara sebelumnya tergolong rendah hingga sedang. Namun, musim kemarau yang berlangsung lebih panjang pada 2026 membuat ancaman kebakaran perlu diantisipasi lebih serius.

Untuk mencegah kebakaran meluas, BPBD Luwu Utara memperkuat mitigasi nonstruktural melalui penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. “Untuk membakar sampah sekiranya untuk bulan-bulan begini, bulan kering begini, janganlah. Lebih baik dikubur daripada dibakar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai puntung rokok serta penggunaan listrik, terutama di wilayah yang banyak terdapat rumput dan material kering. Kondisi lahan yang kering disertai angin dinilai dapat mempercepat penyebaran api.

Agunawan berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan turut berperan dalam mencegah kebakaran lahan. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....