Tim FKM Unhas Paparkan Hasil PKM Penerapan Teknologi Filtrasi Air di Selayar
- 01 Sep 2026 16:19 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin turut berpartisipasi dalam Pameran/Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (PPMU) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gedung Pola, Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (1/9/2026). Expo yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin dalam rangka Dies Natalis Unhas ke-70 ini menjadi wadah diseminasi berbagai program pengabdian yang telah dilaksanakan oleh sivitas akademika Unhas di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam kegiatan Expo tersebut, tim yang diketuai oleh Dr. Agus Bintara Birawida, S.Kel., M.Kes. memaparkan hasil Program Pengabdian Masyarakat dengan judul “Aplikasi Teknologi Filtrasi dan Edukasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Air di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.” Program ini merupakan salah satu kegiatan PPMU yang berfokus pada permasalahan kesehatan lingkungan dan penyediaan air yang lebih aman bagi masyarakat pesisir.
Expo PPMU 2026 menjadi bagian penting dari rangkaian program karena hasil kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya di masyarakat ditampilkan kembali melalui media informasi dan dokumentasi kegiatan. Pada kesempatan tersebut, tim menyampaikan proses pelaksanaan program, edukasi kepada masyarakat, pengenalan teknologi filtrasi air, serta hasil evaluasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus diseminasi hasil pengabdian kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Program pengabdian tersebut sebelumnya telah dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 lalu di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Pada kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya air bersih bagi kesehatan keluarga dan hubungan antara kualitas air dengan risiko penyakit berbasis air. Tim juga memperkenalkan teknologi filtrasi sederhana serta menjelaskan prinsip penggunaan dan pengelolaan alat sebagai salah satu alternatif pengolahan air yang dapat diterapkan sesuai kondisi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan Expo, hasil pengabdian tidak hanya disampaikan dalam bentuk capaian kegiatan, tetapi juga menjadi media untuk memperlihatkan proses keterlibatan masyarakat dalam penerapan teknologi sederhana di wilayah pesisir. Ketua tim pengabdian, Dr. Agus Bintara Birawida, S.Kel., M.Kes., menjelaskan bahwa program ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan air bersih secara sederhana.
”Masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kualitas air bagi kesehatan, masyarakat mampu mengenali kebutuhan pengolahan air, serta masyarakat dapat menerapkan upaya pengelolaan air yang lebih aman. Tujuan tersebut tentunya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian masyarakat pesisir dalam menghadapi keterbatasan sumber daya air,” jelas Dr.Agus.
Melalui rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Bontosunggu hingga penyampaian hasil pada Expo PPMU 2026, Universitas Hasanuddin terus memperkuat perannya dalam mendukung penyelesaian permasalahan kesehatan lingkungan di wilayah pesisir dan kepulauan. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 3, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, serta Goal 6, Air Bersih dan Sanitasi Layak, melalui edukasi masyarakat dan pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung pengelolaan air bersih secara lebih mandiri dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....