Penutupan MTQ VIII KORPRI Nasional, Kemenkum Sulsel Apresiasi Semangat Kafilah

  • 31 Agt 2026 08:06 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Pangkep — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi berakhir dengan semangat persaudaraan dan penguatan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan birokrasi. Penutupan berlangsung di Alun-Alun Citra Mas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (29/8/2026).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Suslsel) turut menghadiri rangkaian penutupan tersebut. Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ KORPRI menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan publik, tetapi juga perlu menjadikan nilai dan semangat Al-Quran sebagai dorongan untuk bekerja secara profesional. “Insya Allah akan terbentuk ASN yang religius dan teladan di tengah masyarakat,” ujar Fatmawati.

Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ VIII KORPRI Nasional juga menjadi ruang untuk mempertemukan jajaran ASN dari berbagai daerah dalam semangat persaudaraan. Nilai kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan diharapkan dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif, mengajak seluruh jajaran untuk terus menggelorakan nilai-nilai Al-Quran di lingkungan birokrasi, pemerintahan, serta masyarakat luas. Zudan juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan MTQ KORPRI yang telah dilaksanakan sebanyak delapan kali. Menurutnya, meskipun setiap penyelenggaraan memiliki berbagai keterbatasan dan tantangan, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kemudahan dan dukungan berbagai pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan turut menyampaikan bahwa masa jabatannya akan berakhir pada tahun ini dan KORPRI akan menyelenggarakan kongres untuk kepengurusan periode berikutnya. Ia menekankan pentingnya regenerasi sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk mengenang berbagai kegiatan KORPRI, termasuk MTQ, sebagai bagian dari perjalanan organisasi. “Kenanglah hal baik dan tularkan,” pesannya.

Zudan juga mendorong pengelolaan KORPRI agar semakin memberikan manfaat bagi anggotanya melalui penguatan unit usaha, unit kesehatan, hingga penyediaan perumahan KORPRI. Ia berharap dukungan seluruh pihak dapat menjaga keberlanjutan program dan kiprah KORPRI ke depan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan pataka KORPRI dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebagai tanda kesiapan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ IX KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2028. Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat berhasil meraih predikat juara umum MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 setelah mendominasi perolehan juara pada berbagai cabang lomba yang dipertandingkan.

Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berpartisipasi dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026. Ia menilai keikutsertaan dalam ajang tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan semangat, dedikasi, dan membawa nama baik Kementerian Hukum.

“Kami menyampaikan apresiasi atas semangat juang seluruh jajaran yang telah mengikuti MTQ VIII KORPRI Nasional. Terlepas dari hasil yang diperoleh, yang paling penting adalah keberanian untuk berkompetisi, memberikan kemampuan terbaik, serta menjaga nama baik organisasi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Andi Basmal. Minggu, 30 Agustus 2026.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti MTQ dapat menjadi motivasi bagi jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga kebersamaan, serta menerapkan nilai-nilai positif yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Semangat dan nilai-nilai yang diperoleh selama MTQ hendaknya menjadi energi positif untuk kembali bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari proses membangun ASN Kementerian Hukum yang profesional, berintegritas, dan memiliki keteladanan,” lanjutnya.

Penutupan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi sekaligus momentum untuk membawa semangat Al-Quran, persaudaraan, dan profesionalisme ke dalam pelaksanaan tugas ASN. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....