Sutradara Film SOLATA Dinobatkan Sebagai Tokoh Budaya Sulsel 2026

  • 30 Agt 2026 22:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Sutradara/produser film SOLATA, Ichwan Persada, dinobatkan sebagai Tokoh Budaya Sulsel 2026 oleh media online Kabar Makassar tadi malam,penganugerahan tersebut dilaksanakan dalam moment perayaan 17 th Media Kabar Makassar di BikinBikin Creative Hub, Nipah Mal Makassar,sabtu (29/8/2026). Ichwan Persada sendiri mengaku terkejut saat dihubungi panitia seminggu sebelumnya,ia tak pernah menyangka namanya masuk nomine Tokoh Budaya Sulsel 2026.

“Ini adalah salah satu penghargaan terbesar dalam hidup saya selama menjalani karir sebagai sutradara/produser film. Saya tidak pernah berpikir untuk membuat film spesifik tentang budaya masyarakat tertentu. Hanya saja mungkin panitia melihat apa yang saya lakukan masuk kategori dan akhirnya semalam saya diumumkan terpilih bersama sejumlah tokoh lainnya, “ ujarnya saat dihubungi melalui telepon pada minggu 30/08/2026.

Sepanjang karirnya memproduseri film panjang/bioskop sejak tahun 2011, Ichwan mengaku baru dua kali memproduseri film yang membahas masalah/berlatar di Sulawesi Selatan. Pertama film SILARIANG: Cinta Yang [Tak] Direstui [rilis di bioskop Januari 2018] yang berlatar di RammangRammang, Maros dan Kedua film SOLATA [Teman Adalah Keluarga Yang Kita Pilih] yang rilis di bioskop November 2025 yang berlatar di lembah Ollon, Tana Toraja Sulsel.

“Saya memproduksi film bukan sekadar cari cuan semata apalagi buat gagah-gagahan. Saya membuat SILARIANG karena waktu itu gelisah melihat kampung halaman saya selalu diidentikkan dengan kekerasan. Dan saya membuat SOLATA karena juga gelisah melihat kondisi pendidikan yang tidak diperhatikan terutama di daerah pedalaman. Jadinya nggak ada niat sama sekali membuat film berlatar budaya. Kalaupun budaya dilihat tergarap dengan baik di film-film saya, bisa jadi semata-mata karena kami ingin menempatkan latar film bukan sekedar pelengkap tapi bagian penting dari cerita, “ tambahnya.

Prestasi Ichwan sebelumnya di dunia film diantaranya menjadi nomine Film Dokumenter Terbaik pada Festival Film Indonesia 2011 untuk film Cerita Dari Tapal Batas. Juni lalu Ichwan juga baru saja meraih penghargaan khusus untuk kebudayaan dan kemanusiaan dari Golden FEMI Film Festival di Bulgaria 2026 untuk film SOLATA.

Saat ini Ichwan sudah berada selama 2 bulan di Makassar Sulawesi Selatan demi melakukan riset untuk proyek film dokumenter panjang. Kabarnya film tersebut akan membahas seputar politik identitas sebuah masyarakat adat di Sulawesi Selatan. Film tersebut juga diproyeksikan akan beredar secara terbatas di bioskop dan festival pada tahun depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....