Pemprov Sulsel Hadirkan Sekolah Unggulan Berbasis Kurikulum Internasional

  • 29 Agt 2026 16:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan sekolah unggulan dengan konsep boarding school bagi siswa berprestasi, dengan menerapkan kurikulum bilingual berbasis Cambridge International. Saat ini Kegiatan belajar mengajar telah dimulai setelah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada awal Agustus 2026.

Saat ini para siswa masih menempati fasilitas BPSDM Sulsel sambil menunggu rehabilitasi Gedung Mulo selesai. Sekitar 44 siswa terbagi dalam dua kelas putra mengikuti program tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Najamuddin mengatakan sekolah unggulan tersebut dipersiapkan di Gedung Mulo. Namun, proses rehabilitasi gedung masih berlangsung sehingga siswa sementara ditempatkan di BPSDM Sulsel. Fasilitas BPSDM dipilih karena memiliki sarana pendukung sistem asrama. “Sekarang kami tempatkan sementara di Gedung BPSDM karena di sana ada sarana boarding,” ujarnya, Jumat 28 Agustus 2026

Iqbal menjelaskan sekolah unggulan tersebut menerapkan kurikulum bilingual berbasis Cambridge International. Sejumlah mata pelajaran seperti Matematika, Biologi, dan Fisika akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Sementara mata pelajaran lainnya tetap mengikuti kurikulum nasional yang menjadi kewajiban sekolah. “Kurikulumnya itu kurikulum bilingual, kurikulum berbasis Cambridge, jadi kurikulum Cambridge Internasional,” jelasnya.

Saat ini terdapat dua kelas dengan jumlah siswa sekitar 22 orang per kelas. Para siswa telah mengikuti MPLS dan menjalani proses pembelajaran sejak awal Agustus. Mereka akan dipindahkan ke Gedung Mulo setelah rehabilitasi sekolah selesai. Pemindahan tersebut ditargetkan dapat dilakukan menjelang akhir tahun 2026.

Ia menjelaskan latar belakang pembentukan sekolah ini, karena Sulsel dinilai membutuhkan sekolah dengan konsep khusus bagi siswa berprestasi. Pemerintah ingin menghimpun siswa dengan standar akademik yang baik dalam satu lingkungan pendidikan. Meski demikian, standardisasi kualitas juga tetap diarahkan untuk seluruh sekolah di Sulsel. Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang lebih fokus bagi siswa berpotensi.

Iqbal mengatakan siswa unggulan membutuhkan dukungan pembelajaran yang lebih terarah. Pengelompokan tersebut dilakukan agar potensi siswa dapat dikembangkan secara optimal melalui pembelajaran yang fokus. Pemerintah juga menyiapkan dukungan agar para siswa memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik. “Kami berharap mereka nanti bisa kita prioritaskan masuk ke perguruan tinggi negeri yang terbaik bahkan di luar negeri,” katanya.

Sekolah unggulan ini diharapkan menjadi salah satu upaya Pemprov Sulsel meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sistem boarding dan kurikulum internasional menjadi bagian dari strategi menyiapkan siswa menghadapi persaingan pendidikan global. Pemerintah tetap akan mengevaluasi pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan. “Kita ingin anak-anak yang memiliki standar bagus itu kita satukan dalam satu sekolah supaya betul-betul bisa kita support,” pungkas Iqbal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....