Kuliner Tradisional Sulsel Dinilai Jadi Daya Tarik Wisata
- 24 Agt 2026 07:57 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Kekayaan kuliner tradisional dinilai menjadi salah satu daya tarik yang mampu mendorong wisatawan berkunjung ke berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, pengalaman mencicipi makanan khas juga menjadi bagian penting dalam perjalanan wisata.
Nurliana dari Bidang Promosi dan Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, kuliner menjadi salah satu pertimbangan wisatawan dalam menentukan destinasi yang akan dikunjungi. Hal itu disampaikannya saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar.
“Kalau kita bicara pariwisata, kuliner itu menjadi salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan. Ketika orang datang ke satu destinasi, tentu mereka juga ingin mencoba makanan khas yang ada di daerah tersebut,” ujar Nurliana, Minggu (23/08/2026).
Menurutnya, wisatawan tidak akan mendapatkan pengalaman yang lengkap jika sebuah destinasi hanya menawarkan objek wisata tanpa didukung kuliner yang menarik. Karena itu, kuliner menjadi bagian dari kebudayaan yang perlu terus diperkenalkan kepada wisatawan.

Sulawesi Selatan memiliki kekayaan kuliner yang tersebar di 24 kabupaten/kota. Ragamnya mulai dari makanan berat, makanan ringan, hingga kuliner tradisional yang dibuat dari bahan-bahan lokal.
Nurliana menyebut sejumlah daerah telah memiliki kuliner yang dapat menjadi identitas sekaligus alasan wisatawan untuk berkunjung. Di antaranya kapurung dari Palopo, ikan bakar dan sop saudara dari Pangkep, kuliner khas Toraja, hingga palekko dari Pinrang.
“Kita punya banyak sekali kuliner khas di 24 kabupaten dan kota. Ini yang sebenarnya bisa menjadi daya tarik, sehingga wisatawan tidak hanya datang melihat objek wisatanya, tetapi juga mendapatkan pengalaman dari kuliner khas daerah,” jelasnya.
Upaya memperkenalkan kuliner juga dilakukan melalui berbagai event daerah. Setiap kegiatan pariwisata didorong melibatkan pelaku UMKM lokal sehingga wisatawan dapat menikmati langsung produk kuliner khas daerah.
Menurutnya, penguatan kuliner sebagai bagian dari pariwisata juga dapat memperluas pilihan destinasi wisatawan. Wisatawan yang datang ke Makassar diharapkan tidak berhenti di ibu kota provinsi, tetapi melanjutkan perjalanan untuk mengenal kuliner dan budaya di kabupaten/kota lainnya.
“Jangan sampai wisatawan hanya datang ke Makassar, tetapi bagaimana mereka juga kita dorong untuk melihat kabupaten dan kota lainnya, karena masing-masing daerah punya kuliner dan budaya yang berbeda,” katanya.
Ia berharap kekayaan kuliner Sulawesi Selatan semakin mampu menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan heritage daerah kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....