Rumah Sakit Regional, Asa Baru Pemerataan Kesehatan Sulsel

  • 22 Agt 2026 11:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun ini telah menganggarkan pembangunan RS regional salah satunya di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Di kawasan ini, pemerintah menyiapkan pembangunan Rumah Sakit Regional wilayah Selatan dengan anggaran sekitar Rp161 miliar. Rumah sakit ini menjadi asa baru bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Selama ini, masyarakat di sejumlah wilayah selatan Sulawesi Selatan masih menghadapi keterbatasan akses rumah sakit rujukan. Jarak dan kondisi geografis membuat sebagian pasien harus menempuh perjalanan jauh menuju Makassar. Kehadiran rumah sakit regional diharapkan dapat memangkas jarak, waktu, dan biaya yang harus ditanggung masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Evi Mustikawati Arifin mengatakan pembangunan rumah sakit regional merupakan komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata. Selain wilayah selatan di Gowa, pembangunan juga diprioritaskan di wilayah utara, Kabupaten Luwu. “Pembangunan ini terutama untuk masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap rumah sakit rujukan,” ujarnya.

Kedua rumah sakit tersebut dirancang sebagai rumah sakit tipe C dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. Fasilitasnya diharapkan menjadi pusat rujukan regional sekaligus memperkuat jejaring pelayanan kesehatan di wilayah sekitarnya. Rumah sakit tidak hanya disiapkan sebagai bangunan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pelayanan kesehatan regional.

Evi menjelaskan ekosistem tersebut akan didukung sarana dan prasarana medis sesuai standar. Penguatan juga mencakup tenaga kesehatan, sistem rujukan, jejaring dengan rumah sakit pengampu, serta pengembangan kompetensi layanan secara bertahap. Menurutnya, pemerataan layanan tidak cukup hanya dengan menambah jumlah rumah sakit.

Persoalan geografis masih menjadi tantangan di sejumlah daerah Sulsel, terutama wilayah kepulauan, pegunungan, dan terpencil. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan rumah sakit regional nantinya diharapkan melayani masyarakat perbatasan yang selama ini harus dirujuk ke Makassar. “Targetnya bukan semata-mata berorientasi bisnis, tetapi pelayanan untuk menjangkau masyarakat,” tegasnya.

Pemprov Sulsel menyiapkan total sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan dua rumah sakit regional melalui skema multiyears. Warga Osmawanti Panggalo menilai pembangunan tersebut penting, namun harus diikuti pemerataan sumber daya kesehatan agar kesenjangan layanan daerah dan perkotaan dapat ditekan. Kehadiran RS Regional Gowa dan Luwu nantinya melengkapi RS La Mappapening di Bone dan RS Lakipadada di Tana Toraja sebagai bagian dari asa pemerataan layanan kesehatan di Sulsel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....