Sekolah Rakyat Buka Potensi Anak Keluarga Prasejahtera

  • 20 Agt 2026 13:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Sekolah Rakyat dinilai mampu membuka potensi anak dari keluarga prasejahtera di Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Sosial Sulsel Abdul Malik Faisal mengatakan, sejumlah siswa mulai menunjukkan bakat setelah mendapat akses pendidikan dan fasilitas yang memadai. Perubahan itu terlihat dari kemampuan seni, teknologi, hingga bahasa asing.

Menurutnya, siswa Sekolah Rakyat memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda dengan anak dari keluarga sejahtera. Kondisi tersebut membuat tenaga pendidik perlu memberikan perhatian dan pendampingan lebih. “Anak-anak ini istimewa karena sebelumnya hidup di lingkungan yang sangat terbatas,” ujarnya. Rabu 19 Agustus 2026.

Ia menyebut sejumlah siswa mulai menunjukkan kemampuan di bidang seni dan teknologi. Ada siswa yang memiliki bakat menyanyi, membaca puisi, hingga membuat perangkat sederhana menggunakan energi matahari. “Ternyata anak-anak ini punya talent, ada yang di seni, elektronik, dan kemampuan lainnya,” kata Malik Faisal.

Lebih jauh, Malik Faisal mencontohkan selain kemampuan seni dan elektronik, kemampuan bahas asing juga mulai terlihat pada siswa Sekolah Rakyat. Sejumlah siswa telah mampu menggunakan bahasa Inggris, Jepang, hingga Mandarin. “Anak-anak ini ternyata tidak sulit belajar bahasa, bahkan ada yang sudah bisa bahasa Cina, Jepang, dan Inggris,” ungkapnya.

Malik Faisal menyatakan kualitas siswa belum dapat dinilai hanya dalam waktu singkat. Pemerintah membutuhkan waktu untuk melihat perkembangan kemampuan siswa setelah menyelesaikan pendidikan. “Kami tidak bisa cepat memberikan penilaian, karena kita butuh waktu untuk melihat perkembangannya,” jelasnya.

Ia menilai kesempatan pendidikan menjadi faktor penting dalam mengembangkan potensi anak. Pemerintah sebelumnya menjangkau calon siswa berdasarkan data keluarga tidak mampu dan kondisi sosial ekonomi mereka. Setelah mendapat pendidikan dan fasilitas, siswa mulai menunjukkan kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan umum.

Malik Faisal berharap Sekolah Rakyat dapat memperkecil kesenjangan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. “Bapaknya, neneknya, dan kakeknya boleh miskin, tetapi anak cucunya tidak boleh miskin,” pungkasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....