Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Dorong UMKM dan Perkuat Daya Saing
- 13 Agt 2026 21:33 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi menegaskan penyelenggaraan berbagai event berskala besar menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Makassar untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menjadi pembicara pada Makassar Marketing Festival 2026 di Hotel Claro Makassar, Kamis, 13 Agustus 2026.
Dalam pemaparannya, Munafri mengibaratkan Kota Makassar sebagai sebuah taman bunga yang memiliki beragam potensi. Namun, menurutnya, berbagai persoalan yang masih ada diibaratkan sebagai ilalang yang menutupi keindahan taman tersebut.
"Sehingga dibutuhkan seorang tukang kebun yang mampu menata, menghilangkan semak belukar itu untuk memperlihatkan indahnya bunga-bunga yang ada di taman itu," ujarnya.
Ia menegaskan akan menjalankan peran tersebut selama memimpin Kota Makassar dalam lima tahun ke depan. Munafri mengatakan Makassar memiliki modal besar untuk berkembang, mulai dari letak geografis yang strategis, kekayaan budaya, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif hingga dinamika masyarakat perkotaan. Namun seluruh potensi itu, menurutnya, harus didukung tata kelola pemerintahan yang baik agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengakui hingga kini masih mencari branding yang paling tepat untuk menggambarkan identitas Kota Makassar. Berbagai alternatif telah dibahas, namun belum ada slogan yang dinilai mampu merepresentasikan karakter kota secara utuh. Menurut Munafri, Pemerintah Kota Makassar saat ini fokus membangun konsep impactful government, yakni pemerintahan yang mampu menghadirkan kebijakan dengan dampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu contohnya ialah penerapan kebijakan pemilahan sampah dari sumber yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekaligus mengubah perilaku masyarakat. Selain itu, Pemkot Makassar juga mendorong sekitar 50 persen belanja pemerintah diarahkan untuk belanja produk lokal. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing UMKM.
"Kalau dayanya kuat, tentu dampak ekonomi yang dirasakan pasti akan jauh lebih baik. Itu cara kami untuk menggerakkan ekonomi lokal yang ada di Kota Makassar," katanya.
Munafri menegaskan, penyelenggaraan event menjadi salah satu instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Menurutnya, setiap kegiatan berskala besar mampu mendatangkan ribuan pengunjung yang berdampak pada meningkatnya okupansi hotel, transaksi kuliner, perdagangan hingga sektor jasa.
"Semakin banyak orang yang datang, maka semakin besar pula uang yang berputar di dalam kota," ujarnya.
Karena itu, Pemkot Makassar terus memberikan dukungan terhadap berbagai event yang dinilai memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.
Di sisi lain, Pemkot memilih lebih dahulu membenahi infrastruktur, tata kota dan pelayanan sebelum melakukan promosi secara besar-besaran. Langkah tersebut dilakukan agar wisatawan memperoleh pengalaman positif saat berkunjung ke Makassar.
Munafri juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan, kenyamanan dan toleransi sebagai fondasi pembangunan kota. Menurutnya, peningkatan indeks toleransi menjadi modal penting dalam menarik wisatawan maupun investor.
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemkot Makassar menghadirkan Makassar Creative Hub sebagai ruang pengembangan keterampilan bagi generasi muda. Fasilitas tersebut menyediakan pelatihan di berbagai bidang, mulai dari kewirausahaan, barista, tata rias hingga coding secara gratis.
Selain itu, Pemkot terus mengembangkan layanan digital Lontara Plus yang mengintegrasikan ratusan aplikasi pelayanan publik ke dalam satu platform sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan maupun menyampaikan pengaduan. Munafri optimistis berbagai langkah tersebut akan memperkuat daya saing Makassar sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.
"Dengan berbagai potensi dan tantangan yang ada di kota ini, kami meyakini Makassar memiliki peluang besar untuk menjadi kota yang semakin kompetitif," tutup Munafri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....