Pangdam XIV/Hasanuddin Bekali Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa Baru UNHAS

  • 13 Agt 2026 18:46 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan kuliah umum pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun 2026. Kuliah umum Pangdam XIV/Hasnauddin kepada Mahasiswa UNHAS, guna menanamkan semangat cinta tanah air, membangun karakter, serta membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan.

Kuliah umum tersebut diikuti ratusan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya (FIB), dihadiri Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Wakil Rektor, Dekan FIB dan sejumlah Pejabat Utama Kodam XIV/Hasnauddin, berlangsung di GOR JK Arenatorium, Jalan Politeknik Kecamatan Tamalarea Kota Makassar, Rabu, 12 Agustus 2026.

Dalam Kuliah umum, Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para mahasiswa yang telah berhasil menjadi bagian dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia (UNHAS). Menurut Pangdam, keberhasilan bagian dari keluarga besar UNHAS, merupakan langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar di masa mendatang, yang harus terus dibangun melalui kerja keras, disiplin, loyalitas, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

"Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memahami perkembangan lingkungan strategis," ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangdam juga menjelaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia menganut konsep pertahanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa sebagai kekuatan pertahanan negara. Untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, TNI membangun komando kewilayahan atau komando teritorial sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

Pangdam mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah persatuan, serta mengedepankan ilmu pengetahuan, persatuan, etika dan sikap saling menghargai. Karena menurut Pangdam membangun bangsa yang besar tidak boleh dilandasi dengan kebencian, kecurigaan, caci maki maupun fitnah, tetapi melalui persatuan. "Mahasiswa sebagai bagian dari estafet kepemimpinan bangsa diharapkan mampu membangun peradaban melalui sikap dan penyampaian pendapat yang beradab,"Ucapnya.

“Ingat kalian anak-anakku, kalian berada di lembaga pendidikan artinya apa bahwa kalian sedang berada di ranah peradaban. Harapan saya dalam bertutur kata, dalam menyampaikan pendapat harusnya berdasar ilmu pengetahuan,"Tambahnya.

lingkungan pendidikan kata Mayjen TNI Bangun Nawoko adalah untuk membangun peradaban artinya dalam menyampaikan pendapat harus beradab, tidak berbicara tanpa adab, tanpa sopan santun.” harapnya. Ia juga berpesan agar tidak menghina atau merendahkan profesi orang lain khususnya prajurit TNI.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....