Kasus Kebakaran di Makassar Capai 181 Kejadian, Damkar Tekankan Pencegahan
- 13 Agt 2026 15:38 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Makassar mencatat sebanyak 181 peristiwa kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, bulan Juli menjadi periode dengan angka kejadian tertinggi, yakni mencapai 47 kasus.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan sebagian besar kebakaran masih dipicu oleh faktor kelalaian yang sebenarnya dapat dicegah. Penyebab yang paling dominan antara lain korsleting listrik, kebocoran tabung gas dan kompor, serta pembakaran sampah maupun alang-alang.
"Data ini menjadi perhatian serius bagi kami. Sebagian besar kejadian masih dipicu oleh faktor yang sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik maupun peralatan memasak. Karena itu kami terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Fadli, Kamis 13 Agustus 2026.
Berdasarkan data Damkar, pada bulan Juni dan Agustus masing-masing tercatat 31 kejadian kebakaran. Dampak dari peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 443 kepala keluarga terdampak, dengan luas area yang terbakar mencapai sekitar 12.406 meter persegi. Kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp10,396 miliar.
Untuk menekan angka kebakaran, Damkar Kota Makassar terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mitigasi. Edukasi difokuskan pada pentingnya memastikan instalasi listrik sesuai standar, melakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan memasak, serta menghindari pembakaran sampah di sekitar permukiman.
"Kami berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat karena pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan angka kebakaran di Kota Makassar," kata Fadli.
Meski demikian, tren kebakaran di Kota Makassar dalam tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan. Pada 2023 tercatat 395 kasus, turun menjadi 303 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 258 kasus sepanjang 2025. Damkar berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran.
"Harapan kami semakin tahun semakin menurun tingkat kejadian. Hal ini harus dimulai dari kesadaran masing-masing terhadap pencegahan dan bahaya kebakaran," pungkas Fadli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....